• KANAL BERITA

Memotivasi Disabilitas Jadi Pekerja Media

Peringati Hari Pers Nasional

SM/Dok : WAWANCARA :UKM Pers Wartadinus mendampingi penyandang disabilitas, Irfan Bagus (reporter) dan Ronald (fotografer) mewawancarai pemilik Pulang Coffee, Dewa (kanan), belum lama ini. (22)
SM/Dok : WAWANCARA :UKM Pers Wartadinus mendampingi penyandang disabilitas, Irfan Bagus (reporter) dan Ronald (fotografer) mewawancarai pemilik Pulang Coffee, Dewa (kanan), belum lama ini. (22)

SEMARANG - UKM Pers Kampus Wartadinus Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) membuat gebrakan. Mereka menginisiasi wadah informasi untuk para disabilitas lewat RD News. Selain itu, tim Wartadinus aktif memotivasi kaum disabilitas muda Kota Semarang yang tertarik di dunia jurnalistik. Dalam kegiatan ini, mereka menggandeng Roemah Difabel Semarang dan Komunitas Sahabat Difabel (KSD) yang konsisten membekali keterampilan bagi disabilitas agar mandiri. ”Memperingati Hari Pers Nasional (HPN), kolaborasi UKM Pers Kampus Wartadinus sekaligus menjadi semangat baru mewujudkan Indonesia inklusi dan ramah disabilitas,” ujar dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Udinus, Swita Amallia Hapsari, kemarin. Dia mengatakan, sesuai UU No 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas disebutkan bahwa disabilitas memiliki hak yang setara untuk bisa bekerja. Salah satunya jika memilih menjadi pekerja media. Keterbatasan bukan menjadi halangan bagi disabilitas yang memiliki kemampuan untuk bisa bekerja menjadi awak media. Karena itu, spirit Wartadinus terpanggil untuk membantu kaum disabilitas yang sering bingung mencari wadah informasi yang lengkap.

Karena itu, Wartadinus memberikan wadah RD News. Walaupun RD News masih berupa media kreatif online, tetapi tim Wartadinus terus mendampingi dan berkolaborasi membuat produk jurnalistik. Dijelaskannya, Jakarta punya media disabilitas bernama Kami bijak yang sangat informatif untuk teman tuli dan teman disabilitas lainnya. Kemudian di Kota Bandung, media Newsdifabel ada untuk mengedukasi kaum disabilitas di sana. ”Sementara Semarang belum memiliki wadah informasi lokal yang bisa membantu para disabilitas mengakses informasi dengan lengkap. Semangat inilah yang membuat Wartadinus tergerak. Mendorong teman-teman disabilitas di Roemah Difabel dengan media kreatif RD News,” tambah Swita yang juga pembina UKM Pers Kampus, Wartadinus.

Buka Cakrawala

Sementara itu, Ketua UKM Pers Kampus Wartadinus, Haris Rizky Amanullah menuturkan, bekerja sama dengan penyandang disabilitas di Roemah Difabel Semarang tidak hanya membuka cakrawala baru mengenai disabilitas. Tetapi juga melihat langsung perjuangan kaum disabilitas mendapatkan hak yang setara untuk bekerja. Hal itu terutama menjadi pekerja media. ”Proses rapat redaksi hingga reportase dilakukan tim RD News didampingi tim Wartadinus. Tim redaksi RD News punya semangat untuk bisa bekerja di bidang media dan sukses mewujudkan,” kata mahasiswa yang masih duduk di semester 4 Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Udinus itu. RDNews sebagai media kreatif menjadi awal perjuangan untuk membangun kesadaran masyarakat Kota Semarang terhadap keberadaan para disabilitas. Selain itu, menjadi motivasi bagi para disabilitas untuk bisa bekerja dengan baik sebagai pekerja media. Ke depan, UKM Pers Kampus Udinus akan terus mendampingi tim RDNews untuk belajar bersama membuat informasi yang bermanfaat dan mencerahkan untuk pembacanya.(K18- 22)


Berita Terkait
Komentar