BERJUANG SAMPAI APRIL

Olimpiade Tokyo 2020

PANITIA Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 mengumumkan jadwal kompetisi masing-masing cabang olahraga, termasuk pertandingan bulu tangkis. Secara keseluruhan, Olimpiade Tokyo 2020 akan menampilkan 33 cabang olahraga dan 339 pertandingan mulai dari 24 Juli - 9 Agustus. Namun untuk bulu tangkis, panitia menjadwalkannya pada 25 Juli-3 Agustus. Dari 10 hari tersebut, enam hari akan dipakai untuk mempertandingkan babak penyisihan grup dan fase eliminasi, sedangkan empat hari lainnya bakal menjadi hari perebutan medali. Dilansir dari Tokyo2020.org, ada lima nomor pertandingan pada cabang olahraga bulu tangkis yakni tunggal putra dan putri serta ganda putra putri, dan campuran. Pada sektor tunggal, para kontestan akan dibagi ke dalam 16 grup yang terdiri dari tiga sampai empat pemain. Pemain dengan peringkat terbaik pada penyisihan grup berhak atas satu tempat pada babak 16 besar yang menjadi awal fase eliminasi. Sementara itu, pada sektor ganda, para Olimpian bakal dipecah ke empat grup yang terdiri dari empat pasangan. Nantinya, dua pasangan terbaik dari masing-masing grup akan melanjutkan kiprah mereka pada babak perempat final.

Seperti sejumlah cabang olahraga lainnya, bulu tangkis juga akan memiliki jadwal pertandingan bertajuk ”Super Saturday” dan ”Golden Sunday” pada 1-2 Agustus 2020. Penempatan jadwal pertandingan pada akhir pekan itu diharapkan mampu menyedot lebih banyak atensi, baik dari penonton yang menyaksikan langsung di stadion di Tokyo, maupun melalui siaran televisi di seluruh dunia. Untuk ”Super Saturday” pada cabang olahraga bulu tangkis, panitia menjadwalkan pertandingan perebutan medali emas dan perunggu nomor ganda putra. Adapun untuk ”Golden Sunday” pada bulu tangkis, panitia menjadwalkan pertandingan perebutan medali emas dan perunggu nomor tunggal putri. Sementara itu, rangkaian laga perebutan medali emas dan perunggu nomor ganda campuran akan dimainkan pada 31 Juli. Pada hari terakhir penyelenggaraan bulu tangkis, Olimpiade Tokyo 2020 akan memainkan pertandingan perebutan medali emas dan perunggu nomor ganda putri pada sesi siang, serta perebutan medali emas dan perunggu nomor tunggal putra pada sesi malam.

26 April 2020

Sebelum ‘’resmi’’ mendapatkan tiket Olimpiade, para pebulu tangkis akan berlomba-lomba untuk meraih tempat pada penutupuan kualifikasi Olimpiade, 26 April 2020. Bulu tangkis mendapatkan jatah 172 atlet untuk Olimpiade dari Komite Olimpiade Internasional (IOC). Jatah tersebut dibagi untuk 86 atlet putra dan 86 atlet putri. Setiap negara paling banyak mengirim dua wakil di satu sektor. Untuk sektor tunggal, dua wakil bisa dikirim jika pemain kedua (dengan ranking lebih rendah) ada di peringkat 16 ranking Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Untuk sektor ganda, dua wakil bisa dikirim jika pasangan kedua ada di 8 besar ranking BWF. Di luar itu, tiap negara hanya boleh mengirimkan 1 wakil di sektor tersebut, dengan total kuota 16 pasangan. Dalam menentukan atlet yang lolos ke Olimpiade ada beberapa aturan untuk kuota khusus seperti Continental Confederation Places (CC), Host Country Places (HC), dan Tripartite Invitation. Continental Confederation Places (CC) adalah aturan di mana untuk sektor tunggal harus memiliki minimal 1 wakil tiap benua.

Pada nomor ganda, aturan ini juga diterapkan, tetapi pasangan yang menerima CC ini harus berada di 50 besar dunia. Pemain/pasangan terbaik di suatu benua otomatis lolos jika benua tersebut belum memiliki wakil. Host Country Places (HC) adalah kuota khusus untuk tuan rumah di mana mereka dipastikan memiliki 1 tunggal putra dan 1 tunggal putri jika ranking pemain wakil tuan rumah belum cukup untuk lolos ke Olimpiade. Tripartite Invitation adalah kuota khusus untuk negara yang mengirim sedikit atlet pada Olimpiade (biasanya kurang dari 10). Negara-negara tersebut mendaftar ke IOC dan nanti ada bagian khusus yang mengalokasikan kuota ini (termasuk cabang olahraga lain). Untuk bulu tangkis ada jatah 3 tunggal putra dan 3 tunggal yang tidak harus dipakai semua. BWF atau IOC dapat memutuskan untuk mengurangi atau batal memberikan kuota tripartite invitation. (Darjo Soyat- 29)