• KANAL BERITA

Perang Tahu-Tempe di Lab Perhotelan Udinus

Di salah satu televisi swasta Indonesia sedang berlangsung kompetisi memasak. Selesai memasak, juri mencicipi hidangan para peserta lalu memberi komentar. Selasa (22/1), pemandangan serupa juga terlihat di Lab Manajemen Perhotelan Gedung G lantai 4 Universitas Dian Nuswantoro (Udinus).

Kegiatan itu tak lain adalah Cooking Competition 2, sebuah kompetisi memasak yang diselenggarakan Manajemen Perhotelan Udinus. Peserta merupakan siswa SMA/SMK se-Jawa Tengah. Tercatat ada 25 tim yang mengikuti lomba ini, masing-masing tim beranggota tiga orang. "Karena timnya banyak, kami bagi mereka jadi lima kloter. Tiap kloter terdiri atas lima tim," jelas Koordinator Humas, Promosi, Kerjasama Fakultas Ilmu Budaya Udinus Syaiful Ade Septemuryantoro.

Kompetisi memasak yang telah berlangsung kali kedua ini dimulai pukul 08.15 WIB. Tiap kloter mendapat kesempatan satu jam untuk menyiapkan bahan, memasak, menata di piring, hingga membersihkan dapur seperti sedia kala. Ihwal itu kerja sama, kekompakan, dan komunikasi anggota tim benar-benar teruji. "Tahun ini kami mengajak peserta untuk membuat makanan sehat dengan bahan pokok tahu dan tempe. Mungkin terkesan mudah karena tahu dan tempe, tapi sebenarnya menantang karena harus memenuhi kriteria makanan sehat," tutur Syaiful. Saat prosesi memasak, juri melakukan pengecekan dengan berkeliling dari satu tim ke tim lain. Di tengahtengah itu, mereka tak segan bertanya dan memberi masukan bagi peserta. Sementara itu, menit demi menit para peserta memastikan pekerjaannya agar beres tepat waktu.

Disudahi

Menjelang berakhirnya durasi terdengar hitungan mundur, tanda memasak harus disudahi. Tim yang sudah menata hasil masakannya lantas meletakkannya di meja penilaian dan meja pamer. Tampak hasil masakan anak-anak SMA/SMK itu menggugah selera. Ada yang mengolahnya jadi sushi, bothok, atau dikombinasikan dengan singkong. Juri yang terdiri dari Setyo Prasiyono Nugroho MSc dari STPAMTAYogyakarta, dosen Food and Beverage Manajemen Perhotelan Udinus Prima Setia Judha Pranatha MMPar, dan Vilda Ana Veria Setyawati MGizi dari Fakultas Kesehatan Udinus melakukan penilaian berdasarkan kriteria rasa, tampilan, gizi, dan kebersihan. Sesi pemberian nilai itu tak ayal membuat beberapa peserta sedikit tegang, meski ada pula yang tampak santai karena percaya diri dengan hasil masakannya. Hasilnya, juara 1 Cooking Competition diraih oleh tim nomor 11 dari SMK Pius X Magelang, juara 2 dimenangkan oleh SMK Bagimu Negeriku Semarang dengan nomor urut 8, sedangkan juara 3 diperoleh peserta nomor 15 dari SMK Negeri 1 Kedawung Sragen.

Agenda Tahunan

Cooking Competition 2 merupakan salah satu rangkaian acara Udinus Festival (Dinusfest). Pada agenda tahunan yang telah diselenggarakan sejak 2015 itu ada lebih dari 23 jenis lomba yang dipertandingkan, termasuk Cooking Competition. Dalam kesempatan itu Udinus memberi kesempatan bagi siswa SMA/SMK dan sederajat untuk mengikuti pelbagai lomba Dinusfest. "Tujuan utamanya adalah mempromosikan Udinus. Untuk Cooking Competition, kami ingin mengenalkan Program Studi Manajemen Perhotelan, yang mana tahun ini akan meluluskan angkatan pertama," ucap Syaiful. Selain itu, Dinusfest diharapkan bisa menumbuhkan semangat dan jiwa berkompetisi bagi siswa SMAyang mengikuti kegiatan ini. Peserta yang meraih juara akan mendapat hadiah jutaan rupiah dan beasiswa melanjutkan studi ke Udinus.(Sofie Dwi Rifayani-53)

 


Komentar