• KANAL BERITA

KASUS SUAP

Pesawat Bombardier Proyek Merugi

JAKARTA - Penggunaan pesawat Bombardier disebutsebut membuat PT Garuda Indonesia merugi. Pesawat bikinan Kanada itu disebut dioperasikan tidak sesuai dengan tujuan awal.

Pesawat yang dimaksud adalah pesawat Sub-100 Seater Canadian Regional Jet 1.000 Next Generation (CRJ1.000NG) dari Bombardier Aerospace Commercial Aircraft.

Hal tersebut disampaikan Rajendra Kartawiria saat menjabat Vice President CEO Office PT Garuda Indonesia.

”Kalau yang saya dengar sih masih rugi,” ujar Rajendra saat bersaksi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (23/1).

Rajendra lantas menyampaikan latar belakang pembelian pesawat pabrikan Kanada itu. Dia menyebut perusahaan sebelumnya bermaksud membeli pesawat itu untuk rute jarak jauh.

”Pada waktu kami mencari pesawat itu tujuannya adalah yang tadinya semua lewat Jakarta jadi langsung. Misalnya Surabaya-Medan langsung. Lalu, ketika itu proses berjalan, yang saya pahami tiba-tiba kompetitor memesan pesawat kecil untuk terbang-terbang pendek,” kata Rajendra.

Namun, sejak pembelian pesawat itu, Rajendra mengaku sudah tidak lagi mengikuti perkembangan laporan itu lantaran pindah ke bagian kargo.

Rajendra kini menjabat Vice President Strategic Business Unit Garuda Indonesia Cargo. ”Saya kan sekarang di kargo ya, jadi tidak mengikuti lagi. Cuma kalau lihat laporan keuangan sih rugi secara umum. Sebagai kargo kita kan ikut rapat paripurna ada laporannya,” ucap Rajendra.

Dugaan kasus suap ini menjadikan mantan Dirut Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar sebagai terdakwa. Emir didakwa menerima suap yang totalnya sekitar Rp 46 miliar terkait pengadaan serta perawatan pesawat.

Uang itu disebut dari beberapa vendor, termasuk Rolls-Royce, melalui perantara, yaitu Direktur Utama PT Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo, yang juga didakwa dalam perkara ini.

Selain dalam kasus suap, Emirsyah didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Perbuatan Emirsyah disebut dilakukan bersama Soetikno Soedarjo. (dtc,cnnind-64)