KOMPETISI PRESTASI LURAH HEBAT SEMARANG (Oktober 2019 - Februari 2020)

Aktif Gerakkan Kelompok Tani

Lurah Purwosari

SM/Eko Fataip  -  LAYANI WARGA : Lurah Purwosari, Kecamatan Semarang Utara, Rubiyati bersama sejumlah stafnya melayani warga yang datang di kantor kelurahan tersebut, kemarin. (42)
SM/Eko Fataip - LAYANI WARGA : Lurah Purwosari, Kecamatan Semarang Utara, Rubiyati bersama sejumlah stafnya melayani warga yang datang di kantor kelurahan tersebut, kemarin. (42)

DARI berbagai perkumpulan di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara, kelompok wanita tani merupakan yang paling menonjol keberadaannya. Kelompok ini sudah eksis di kelurahan setempat, sejak tiga tahun belakangan.

Lurah Purwosari Rubiyati, menceritakan dalam beberapa kesempatan atau lomba, kelompok wanita tani yang dimilikinya meraih penghargaan dari pemerintah kota, melalui dinas terkait.

Terakhir kali pada 2019, meraih penghargaan kategori pemberdayaan oleh Dinas Pertanian. Anggota dari kelompok tani ini dikenal kompak dan aktif dalam setiap kegiatan.

‘’Anggota kelompok tani kami sangat aktif dan kompak. Setiap kerja bakti, mereka selalu terlibat. Mayoritas anggotanya merupakan ibu-ibu perwakilan dari RW1 hingga RW6,’’kata Rubiyati di Kantor Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara, kemarin.

Sesuai bidangnya, kegiatan utama kelompok wanita tani di Purwosari adalah menanam, baik tanaman hias maupun tanaman sayuran. Anggota juga mengajak warga agar melakukan hal yang sama, dengan memanfaatkan masing-masing tanah pekarangan.

‘’Anggota juga aktif iuran untuk membeli pupuk dan pengembangan kegiatan. Mereka sering mengikuti lomba, jika menang dan dapat uang pembinaan, akan dimasukkan sebagai uang kas,’’ujarnya.

Adapun hasil perkebunan mereka sebagian dijual ke pasar tradisional dan warga sekitar yang membutuhkan. Selebihnya lagi dikonsumsi untuk diri sendiri.

‘’Potensi yang bisa dikembangkan di wilayah kami salah satunya memang kelompok tani. Semua warga lewat masing-masing RT, juga kami edukasi untuk menanam sayuran,’’imbuhnya.

Selain giat mendorong kelompok tani, Rubiyati juga mengajak warga agar peduli dengan kesehatan. Karena itu, setiap dua pekan sekali pihaknya mengadakan senam bersama di depan kantor kelurahan, sekaligus menggelar bazar.

‘’Bazar kecil-kecilan untuk pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM), biasanya yang dijajakan aneka ragam kuliner. Harapan kami dengan bazar itu, perekonomian warga juga terangkat. Sebab keseharian mereka memang berjualan,’’jelasnya.

Rubiyati lahir di Solo, 19 Juni 1962. Kini tinggal di Pusponjolo Timur, Semarang Barat. Awal diangkat pegawai negeri sipil (PNS) pada 1990.

Kala itu ditugaskan di Kelurahan Ngemplak Simongan, Semarang Barat. Di kelurahan tersebut dia bertugas sampai 1993 atau selama tiga tahun.

Rubiyati lantas dinas di Kelurahan Dadapsari sebagai staf (1993-2000).

Setelah itu, dia diberikan tanggung jawab sebagai sekretaris lurah di Kelurahan Purwosari sejak 2000 sampai 2003.

Selepas menjadi sekretaris, dia lantas diangkat menjadi lurah di kelurahan yang sama hingga sekarang. (Eko Fataip-42)