Belanja Sayur Bisa Melalui Aplikasi Tumbasin

SEMARANG- Berbelanja sayur, ikan atau aneka kebutuhan pokok di pasar tradisional kini bisa dilakukan melalui aplikasi. Salah satunya, aplikasi Tumbasin karya Bayu Mahendra Saubig, warga Kota Semarang.

Bayu mengembangkan aplikasi belanja online yang sudah terkoneksi ke empat pasar tradisional Kota Semarang, yaitu Pasar Pedurungan, Karangayu, Peterongan, dan Pasar Bulu. ”Dengan adanya aplikasi Tumbasin, masyarakat dapat berbelanja sayur dan sembaku melalui online dengan mudah.

Aplikasi ini sekaligus menggairahkan transaksi pedagang pasar tradisional, ” tutur Bayu saat penandatanganan kerja sama di Kantor Balai Kota Semarang, baru-baru ini. Dia menjelaskan, pengguna aplikasi Tumbasin tidak perlu repot datang ke pasar untuk berbelanja, karena bisa mengakses lewat telepon genggam.

Meski terbilang baru, Tumbasin sudah digunakan lebih dari 2.000 pengguna dan diunduh lebih dari 8.000 orang lewat Play store di gawai berbasis android. Menurut Bayu, Tumbasin dikembangkan dengan tujuan meramaikan pendapatan pasar tradisional di tengah ramainya supermarket dan minimarket modern.

Lewat aplikasi Tumbasin,tim operasional Tumbasin akan membelanjakan pesanan dan mengantarnya ke rumah pelanggan. ”Rata-rata per hari ada 50 order, dengan nominal belanja rata-rata Rp 150 ribu setiap hari, serta 300 varian produk di setiap pasar, dan pesanan favorit adalah tempe dan sembako.

Target kami tahun ini bisa menjangkau 10 pasar lagi di Kota Semarang dari total 48 pasar, ” jelasnya. Dia menambahkan, cakupan yang akan dilayani masih di seluruh Kota Semarang, di mana untuk pembelian mencapai Rp 150 ribu tidak akan dikenakan ongkos kirim.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menuturkan, start-up bisnis Tumbasin diharapkan bisa meningkatkan omset pedagang pasar tradisonal. Pedagang tidak perlu khawatir pasar akan sepi karena perkembangan teknologi. ”Yang terpenting transaksi pedagang terus meningkat. Banyak yang memanfaatkan aplikasi Tumbasin ini untuk berbelanja sayur dan sembako secara online, ” terangnya. (K14-46)