• KANAL BERITA

Tender Proyek Tol Bandung-Cilacap Dipercepat

BANDUNG- Pembangunan Tol Bandung-Cilacap tetap menjadi atensi pemerintah untuk segera direalisasikan. Salah satunya, melalui langkah mempercepat tender proyek tersebut.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat M Basuki Hadimuljono mengungkapkan hal itu di sela-sela penganugerahan gelar doktor kehormatan ITB untuk M Jusuf Kalla di aula barat kampus tersebut, Senin (13/1). ''Ini sudah siap kalau di Perpresnya harus ada prakualifikasi dulu, tapi ini akan (makan waktu) lama.

Karena itu, saya sudah minta ke Menko Maritim tidak usah prakualifikasi langsung saja,'' tandasnya. Hanya saja, langkah tersebut tetap mempertimbangkan aturan yang berlaku. Karena itu, tahapan prakualifikasi tetap dilakukan, di antaranya sembari memasukkan penawaran sehingga tak melanggar Perpres untuk mempercepat tender.

Tol Bandung-Cilacap sepanjang 201 km itu bakal dibangun dalam dua tahap. Untuk tahap pertama, pengerjaannya mencakup Bandung-Tasikmalaya sejauh 90 km yang ditargetkan beroperasi pada 2024.

Penunjang Wisata

Tol Gemerlap itu bakal melintasi Gedebage, Bandung-Majalaya, Kabupaten Bandung, Banyuresmi, Garut, Tasikmalaya, hingga Cilacap. Tol diproyeksikan mengurangi kepadatan arus di lintas selatan sekaligus penunjang pengembangan wisata di selatan Jawa Barat.

Setelah tahap pertama rampung, pengerjaan berikutnya adalah menghubungkan Tasikmalaya-Cilacap pada 2025. Trasenya di antaranya menyediakan bukaan bagi objek wisata Pantai Pangandaran dengan membangun exit toll di dekat Kalipucang, yakni Patimuan, Cilacap.

Selain Cigatas, Basuki Hadimuljono juga menyatakan bahwa pihaknya memprioritaskan penyelesaian Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). Tol ini diproyeksikan menunjang kemudahan akses menuju Bandara Kertajati. Dia menyebut pemenuhan lahan masih jadi persoalan sehingga pengerjaan tol tersebut masih kurang mulus.

Karena itu, pihaknya menyiapkan langkah alternatif guna memuluskan arus lalu lintas di sekitar Kertajati sekaligus antisipasi tol yang belum rampung sepenuhnya. Salah satunya, mengoptimalkan keberadaan jalan arteri sehingga bisa membantu mobilitas kendaraan di kawasan tersebut. (dwi-41)


Berita Terkait
Komentar