Bendung Karet Mulai Berfungsi

Banjirkanal Barat Destinasi Wisata Air

SM/ Maulana M Fahmi - BERLATIH DAYUNG: Atlet Dayung berlatih di sekitar kawasan Bendungan Karet Sungai Banjir Kanal Barat Semarang, kemarin. (42)
SM/ Maulana M Fahmi - BERLATIH DAYUNG: Atlet Dayung berlatih di sekitar kawasan Bendungan Karet Sungai Banjir Kanal Barat Semarang, kemarin. (42)

SEMARANG-Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana, telah menyelesaikan pembangunan bendung karet, di dekat muara Banjirkanal Barat, Desember 2019 lalu. Kini, bendung karet yang dibangun dengan anggaran sekitar 148 miliar itu, sudah bisa difungsikan.

Bandung Karet itu punya panjang 150 meter dan tinggi 3 meter. Fungsinya untuk menahan air di Banjirkanal Barat hingga ketinggian tertentu. Air yang tertahan itu bisa difungsikan sebagai sumber air, pada Air Mancur Menari di Jembatan Banjirkanal, dan menjadikan Banjirkanal Barat destinasi wisata air.

”Jadi Banjirkanal Barat bisa jadi destinasi wisata air, dan tempat berlatih olahraga air. Beberapa waktu lalu pernah digunakan untuk berlatih dan lomba dayung,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), BBWS Pemali-Juana, Dani Prasetyo, Senin (13/1).

Dikatakannya, bendung karet juga bisa dimanfaatkan untuk sumber air baku saat musim kemarau. Pasalnya, bendung karet ini bisa menahan hingga 700 ribu meter kubik air. Tetapi untuk mengembangkanya harus ada tambahan instalasi pengolahan air. Ini agar air dapat diolah menjadi baik dan bersih.

”Bendung karet bisa dikembang kempiskan. Jadi saat debit air Banjirkanal Barat tinggi, maka dikempiskan agar air bisa lewat. Sedangkan di musim kemarau, saat ingin menahan air, maka bandung dikembangkan. Jadi ada ada semacam karet yang bisa dikembungkan untuk mengangkat panel baja,” imbuh Dani.

Wisata

Dalam pengelolaan wisata di sekitar bendung karet, BBWS akan berkoordinasi dengan Pemkot Semarang. Salah satunya terkait dengan berlangsungnya air mancur menari yang selama ini sudah menjadi daya tarik masyarakat.

Di sekitar bendung karet, juga ada jogging track dan tempat olahraga yang bisa digunakan masyarakat. ”Sekarang ini, sedimentasi tanah di bendung karet masih tinggi. Jadi butuh pengerukan, jika akan digunakan untuk olahraga air,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wali Kota Hendrar Prihadi juga mengungkapkan keinginannya untuk menjadikan Banjirkanal Barat menjadi destinasi wisata air di Kota Semarang. Selain pembuatan air mancur menari di Jembatan Banjirkanal, pembuatan taman dan jogging trackdi sekitar Banjirkanal Barat telah dibuat.

Sejumlah kegiatan pun digelar di sekitar Banjirkanal Barat. Seperti gelaran Semarang Jelajah Musik (Semarjamu) dan Semarang Introducing Market (SIM) yang digelar di Jalan Bosongsalaman, Agustus tahun lalu. Dua kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74 di Kota Semarang.

”Pemkot Semarang ingin menjadikan Banjirkanal Barat sebagai destinasi wisata air berkelas dunia. Kami meliatkan banyak pihak dalam usaha itu, termasuk masyarakat. Banyak hal yang nantinya bisa dilakukan di Banjirkanal Barat, seperti wisata dan olahraga,” imbuh wali kota yang akrab disapa Hendi. (kas,K18-42)


Berita Terkait
Baca Juga
Tirto.ID
Loading...
Komentar