Iwan Fals dan Slank Meriahkan Konser Si Doel

JAKARTA- Iwan Fals dan Slank memastikan akan terlibat dalam Konser Akhir Kisah Cinta Si Doel. Konser tersebut akan dilangsungkan pada 17 Januari 2020 dan ditayangkan langsung oleh RCTI mulai pukul 22.00.

Selain Iwan Fals dan Slank, grup musik Armada, Wizzy, dan Rano Karno, serta pendukung sinetron Si Doel juga terlibat. Rano Karno sebagai motor utama sinetron Si Doel mengatakan, cerita Si Doel yang sudah berusia 27 tahun, ”Akan saya sudahi via megakonser ini.”

Hal itu dikatakannya di kantor Falcon Films Jakarta, Senin (13/1). Dia memastikan tidak akan ada cerita lain tentang kisah cinta Si Doel dalam konser penghabisan nanti. Konser nanti sekaligus bentuk rasa terima kasih kepada penonton dan penikmat cerita Si Doel.

Hal senada diungkapkan Maudy Kusnaedi dan Cornelia Agatha yang juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada penikmat cerita Si Doel yang telah berjalan sekian lama. Sementara Iwan Fals mengatakan, sebagai persona yang sesekali nonton sinetron Si Doel pada masanya dulu berterima kasih dilibatkan dalam konser nanti.

”Karena selain penonton sinetron ini banyak, yang lebih penting apa yang diceritakan dalam sinetron ini adalah cerminan kehidupan masyarakat keseharian, ” katanya. Iwan akan membawakan beberapa lagu. ”Lagu apa nanti, masih saya pilah-pilah. Yang pasti salah satu theme song filmnya,” tambahnya.

Kaka Slank mengatakan, pada 1992 saat dia sedang berproses menulis lagu bersama personil Slank, sinetron Si Doel adalah salah satu favorit tontonannya. ”Cerita dan gambarnya bagus.

Selain pendukungnya gilagila,” kata Kaka. Sedangkan Bimbim bahkan mengaku sudah menonton Si Doel sejak dia kanak-kanak saat menonon versi bioskopnya yang dilakoni Rano Karno.

”Saat saya umur tujuh tahunan,” kata Bimbim sembari menambahkan Slank dalam konser nanti akan membawakan lagu-lagu bertema cinta. Rano Karno menambahkan, pelibatan nama Iwan Fals dan Slank bukan tanpa alasan.

”Bayangkan nama sekelas mas Iwan Fals dan Slank menceritakan cerita Si Doel dalam lagu-lagu mereka, dahsyat kan. Yang pasti rundown-nya luar biasa, ” kata Rano Karno sembari berharap Mandra tidak turut menyanyi dalam konser nanti. ”Menguap aja fals,” candanya.

Rano Karno bercerita, pada awalnya konser ini direncanakan akan dilangsungkan di Lapangan Monas, Jakarta, sebelum bergeser ke Museum Fatahilah. ”Hingga akhirnya pindah ke dalam studio karena dewasa ini Jakarta banyak hujan,” katanya.(G20-56)


Berita Terkait
Tirto.ID
Loading...
Komentar