KKN Jadi Ajang Sebarkan Inovasi Kampus

SEMARANG - Sebanyak 2.111 mahasiswa Undip diterjunkan untuk mengikuti program kuliah kerja nyata (KKN) di awal tahun 2020. Mahasiswa peserta KKN diterjunkan di 10 wilayah kabupaten di Jawa Tengah. Upacara pemberangkatan dilaksanakan di lapangan kawasan gedung rektorat Widya Puraya, Tembalang, kemarin. ‘’Paling utama, KKN diinginkan menjadi ajang untuk menyebarluaskan inovasi yang dihasilkan dari dalam kampus. Diharapkan, mahasiswa dan dosen peserta KKN Undip mampu membawa inovasi berteknologi tinggi yang berguna bagi masyarakat,’’ tutur Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama saat upacara pemberangkatan peserta. Dia sekaligus mengingatkan mahasiswa dan dosen untuk selalu menjaga kesehatan diri dan keselamatan pribadi. Selebihnya harus dipastikan menjaga nama baik Universitas Diponegoro, di mana pun berkiprah. Nama baik almamater butuh selalu dijunjung melalui banyak aktivitas positif.

Kurikuler

KKN Undip 2019/2020 terdiri atas 1.000 peserta laki-laki dan 1.111 peserta perempuan. Program kuliah kerja nyata adalah kegiatan akademik yang bersifat kurikuler dan interdisipliner dengan tujuan mengidentifikasi dan memecahkan permasalahan di tengah masyarakat. Misal, dengan mengutamakan pemberdayaan publik. Selebihnya, kegiatan ini harus sesuai dengan kompentensi program studi dan pelaksanaanya diatur dengan Keputusan Rektor Undip. Ditambahkan, kegiatan KKN Undip Tim I dilaksanakan selama 45 hari diterjunkan pada 10 wilayah Kabupaten yaitu Kabupaten Rembang, Jepara, Pati, Grobogan, Semarang, Demak, Tegal, Batang Pekalongan dan Pemalang dengan melibatkan sebanyak 105 dosen KKN dan 11 orang dosen koordinator KKN. Hasil kegitan KKN tim I ini akan dititik beratkan pada program-program yang berhubungan dengan tujuan pembangunan nasional yang berkelanjutan. (H41-45)


Berita Terkait
Komentar