Target Raih Emas Terbuka

Indonesia Tantang Myanmar di Semifinal SEA Games

SM/Antara : MELEPASKAN DIRI : Pemain Timnas U-22 Indonesia Eggy Maulana Vikri melepaskan diri dari pemain Timnas Laos Somlith Sengvanny dalam pertandingan Grup B SEA Games 2019 di Stadion City of Imus Grandstand, Filipina, Kamis (5/12). (55)
SM/Antara : MELEPASKAN DIRI : Pemain Timnas U-22 Indonesia Eggy Maulana Vikri melepaskan diri dari pemain Timnas Laos Somlith Sengvanny dalam pertandingan Grup B SEA Games 2019 di Stadion City of Imus Grandstand, Filipina, Kamis (5/12). (55)

MANILA - Harapan skuad Garuda Muda meraih tiket semifinal SEA Games 2019 terwujud.

Pasukan Indra Sjafri lolos fase grup dengan status runner up berkat raihan 12 poin. Indonesia mendampingi Vietnam yang memuncaki klasemen Grup B setelah mengumpulkan 13 angka. Pada semifinal, tim tersebut akan menantang juara Grup A, Myan-

mar. Pertandingan tersebut dijadwalkan, Sabtu (7/12) di Stadion Rizal Memorial, Manila, pukul 15.00. Indra menegaskan, pihaknya segera mengevaluasi tim agar persiapan lawan Myanmar bisa berjalan dengan maksimal. ”Kami perlu bersiap- siap untuk semifinal dengan interval hanya satu hari. Dan kami akan perlu memberikan recovery untuk bisa bermain lebih pada tanggal 7 (saat semifinal),” terangnya.

Bagi Indonesia, kelolosan ke semifinal SEA Games 2019 menjadi yang kelima kali secara beruntun sejak SEAGames 2011. Dalam empat semifinal sebelumnya, Indonesia dua kali melangkah ke final, yakni pada tahun 2013 dan 2015. Ketika itu, Indonesia masing-masing dikalahkan Malaysia dan Thailand di partai puncak. Adapun medali emas sepak bola putra SEA Games terakhir kali direbut Indonesia pada SEA Games 1991. Lolosnya Indonesia ke semifinal juga dibarengi dengan prestasi penyerang Osvaldo Haay yang menjadi top skor sementara SEA Games 2019 dengan tujuh gol. Pemain Persebaya yang sebenarnya biasa beroperasi di sayap itu berpeluang meraih sepatu emas di SEA Games 2019 jika mampu menambah koleksi golnya di semifinal atau jika Indonesia melaju hingga final.

Saat ini, pencetak gol terbanyak kedua ditempati Ha Duc Chinh (Vietnam), Nguyen Tien Linh (Vietnam), dan Suphanat Mueanta (Thailand) yang masing-masing mendulang lima gol. Selain Osvaldo, nama Egy Maulana Vikri juga muncul dalam perburuan top skor SEA Games 2019. Penyerang Lechia Gdansk itu sudah mengemas tiga gol. Sementara penyerang Indonesia lainnya, Saddil Ramdani telah mencetak dua gol. Sejauh ini cabang sepak bola SEA Games 2019 sudah menciptakan total 94 gol dari 25 laga. Rata-rata 3,76 gol terjadi di setiap laga. Indonesia tak boleh lengah saat menghadapi Myanmar nanti. Anak asuh Velizar Popov itu terbukti tangguh dengan catatan tak terkalahkan di fase grup. Dari empat pertandingan, Myanmar mengemas sekali imbang dan tiga kemenangan. Setelah diredam Malaysia 1-1 di laga perdana, Soe Moe Kyaw dkk berturut-turut menang 2-1 atas tuan rumah Filipina, 3-1 atas Timor Leste, dan terakhir menang 2-1 atas Kamboja. Myanmar pun lolos berstatus juara grup A dengan 10 poin. Mereka didampingi Kamboja, yang menjadi runner up dengan 7 poin, mengungguli Filipina (7 poin, namun kalah selisih gol), dan Malaysia (5 poin). Di tubuh Myanmar, Aung Kaung Mann menjadi pemain paling mencolok di fase grup. Striker 21 tahun itu mencetak tiga gol dari 4 laga. Sisanya, gol Myanmar dibagi rata Haing Bo Bo, Htet Phyo Wai, Lwin Moe Aung, Soe Moe Kyaw, dan Win Naing Tun.

Menang Telak

Pada laga kemarin, Garuda Muda menang telak 4-0 atas Laos pada laga yang digelar di Stadion Imus, Filipina.

Osvaldo Haay memborong dua gol, lalu Bagas Adi dan Saddil Ramdani mencetak satu gol. Indra mengatakan, target untuk mengamankan satu tiket semifinal sudah sesuai yang diharapkan. Anak-anak asuhannya disebut bermain baik dan sesuai skenario. ”Pertandingan hari ini, kita lakoni dengan sangat baik walaupun babak pertama sedikit kurang bagus dalam game. Mungkin karena beberapa pemain sudah bermain beberapa kali, ada dua pemain yang masih cedera,” ujarnya. Pada SEA Games kali ini, PSSI memasang target emas. Ketua PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule menegaskan hal tersebut barubaru ini. ”Target SEA Games 2019 medali emas,” ucapnya. Sementara Indra juga mengakui bila dia menerima kontrak dari PSSI demi emas di SEA Games. ”Saya setuju dengan beliau (Iwan Bule) karena itu (meraih medali emas) tertuang di kontrak. Saya menerima kontrak (jadi pelatih Timnas Indonesia U-23) untuk medali emas,” ucap Indra. (K4,dtc,ant,cnn-56)


Berita Terkait
Komentar