Akibat Topan, Jadwal Berubah

SM/weatherph.org  -  FOTO SATELIT : Foto satelit menunjukkan Topan Kamuri yang menuju wilayah Filipina, tempat penyelenggaraan SEAGames 2019. (55)
SM/weatherph.org - FOTO SATELIT : Foto satelit menunjukkan Topan Kamuri yang menuju wilayah Filipina, tempat penyelenggaraan SEAGames 2019. (55)

MANILA - Topan Kamuri yang melanda Pasifik dilaporkan membawa hujan lebat dan angin kencang ke Filipina. Topan yang juga disebut oleh warga setempat sebagai Tisoy tersebut mengancam pelaksanaan SEA Games 2019.

Bahkan, beberapa cabang olahraga telah diubah termasuk ditangguhkannya lomba selancar angin. ”Selancar angin telah ditangguhkan sampai kami punya gambaran cuaca yang lebih akurat,” kata Ramon Agregado, kepala komite penyelenggara venue cluster Subic, Minggu (1/12).

Sementara lomba triathlon putri dimajukan ke Minggu. Menurut Agregado, keputusan itu diambil karena cuaca kemarin diprediksi bagus. Cabang duathlon yang dijadwalkan pada Selasa, dimajukan ke Senin. Agregado mengatakan bahwa venue tidak akan diubah, tetapi pada cuaca buruk, perlengkapannya akan dilepas dan dipasang kembali begitu pertandingannya dijadwalkan kembali.

AFP melaporkan bahwa Filipina telah mulai mengevakuasi ribuan orang kemarin, saat Topan Kamuri diperkirakan akan melanda nanti malam atau besok pagi, dengan hembusan 170 kilometer (105 mil) per jam dan angin berkelanjutan maksimum 140 kilometer per jam. Ribuan orang sudah berada di pusat-pusat evakuasi, kebanyakan di sekolah-sekolah dan gimnasium di Camarines Norte, kata kantor manajemen bencana provinsi itu.

Pejabat setempat masih mengevakuasi beberapa daerah sehingga jumlahnya diperkirakan akan meningkat. Sebagian besar dari mereka yang dievakuasi tinggal di daerah pantai dan tempat-tempat rendah di mana banjir bandang dan tanah longsor mungkin terjadi akibat hujan lebat yang akan dibawa oleh topan.

Badai itu memasuki wilayah Filipina Sabtu malam lalu, tidak lama sebelum Presiden Rodrigo Duterte dan superstar tinju Manny Pacquiao secara resmi membuka SEA Games dengan upacara pembukaan yang penuh warna. Filipina, yang menjadi tuan rumah terakhir SEA Games pada 2005, bertujuan memperoleh medali terbanyak.

Tuan rumah memulai dengan baik kemarin, meraup beberapa medali emas pada kompetisi dancesport dan menduduki puncak klasemen. Sekitar 8.750 atlet dan ofisial tim diperkirakan hadir pada edisi ke-30 tahun ini - terbesar yang pernah ada - dan ada sekitar 12.000 sukarelawan. Penyelenggara berharap lebih dari 500 juta pemirsa akan menonton melalui TV. (ant-56)


Berita Terkait
Tirto.ID
Loading...
Komentar