Banur Ingin Akhiri Nasib Buruk di Magelang

MAGELANG - Pelatih Kepala PSIS, Bambang Nurdiansyah, ingin skuadnya bisa meraih kemenangan perdana saat dilatih dirinya pada partai kandang melawan Bali United di Stadion dr H Moch Soebroto Kota Magelang, Jumat (13/11) besok.

Juru taktik yang akrab disapa Banur ini memang sudah mempersembahkan kemenangan perdana di kandang pada pekan ke-26 saat menjamu PSS Sleman lalu.

Namun, laga itu digelar di Maguwoharjo International Stadium Sleman, karena Polresta Magelang tidak memberi izin. Dari catatan Banur melatih PSIS, tiga kali bermain kandang di Magelang, timnya hanya meraih dua hasil imbang dan sekali kalah.

Kemenangan belum berpihak pada Laskar Mahesa Jenar saat ditangani mantan pelatih Persita Tangerang itu. ‘’Mau bagimana lagi, kami memang harus main di Magelang. Namun saya selalu mencoba memotivasi pemain untuk meraih kemenangan di mana pun pertandingan digelar. Termasuk saat kami harus main di Magelang.

Apalagi ini partai kandang,’’ kata Banur ‘’Saya mencoba menumbuhkan kepercayaan diri kepada pemain untuk menjadikan partai besok se-enjoy mungkin dan jangan merasa terbebani. Yang penting pemain saya tetap fight dan berjuang untuk meraih tiga poin,’’lnjutnya. Terkait persiapan melawan Bali United, saat ini PSIS sudah memulai tahap simulasi permainan.

Setelah sebelumnya pelatih mempelajari rekaman pertandingan Bali United. ‘’Dengan mempelajari permainan Bali United, apa yang menjadi kekurangan mereka akan kami manfaatkan celahnya. Sebaliknya kelebihan mereka akan kami antisipasi dalam simulasi,’’papar Banur.

Kehilangan Konsentrasi

Dia juga coba untuk menambal kekurangan timnya. Seperti di lini depan yang kurang bagus dalam penyelesaian akhir dan lini pertahanan yang sering kehilangan konsentrasi dalam tiga laga terakhir. ‘’Khusus lini belakang, kami benahi dalam hal koordinasi dan komunikasi supaya tak mudah kebobolan,’’tandas Banur.

PSIS di laga melawan Bali United dipastikan juga tidak akan diperkuat dua pemain. Yakni Septian David Maulana yang mengikuti TC bersama Timnas Indonesia dan Frendi Saputra yang terkena hukuman satu laga akumulasi kartu kuning tunda. Mengingat laga melawan Bali United juga partai tunda pekan ke-22.

Adapun Bruno Silva, Safrudin Tahar, dan Finky Pasamba baru menjalani hukuman akumulasi kartu kuning saat berjumpa PS Tira- Kabo pada pekan ke-28 mendatang. Tiga pemain ini masih bisa bertanding memperkuat PSIS melawan Bali United. (mam, H85-47)


Baca Juga
Tirto.ID
Loading...
Komentar