SERIE A

Strategi Sarri Buat Ronaldo Menurun

TURIN - Strategi Maurizio Sarri, pelatih Juventus, membuat Cristiano Ronaldo mengalami penurunan performa. CR7 kini lebih banyak ditaruh di dekat gawang lawan. Semasa ditangani Massimiliano Allegri, dia diinstruksikan bermain di seluruh wilayah kotak penalti lawan.

Penampilan Ronaldo dinilai yang terburuk dalam sepuluh tahun terakhir. Peraih lima gelar Ballon d’Or itu baru mengemas enam gol dari 14 laga. Sebelumnya, dia belum pernah mencetak gol dengan jumlah seperti ini dari 12 partai perdana di klub terdahulu.

‘’Dia melakukan segalanya untuk bisa bermain. Namun, saya melihat dia tidak berada dalam kondisi yang bagus, dan keputusan terbaik adalah menariknya keluar,” ujar Sarri mengenai keputusannya mengganti CR7 saat menghadapi AC Milan.

Pergantian itu membuat Ronaldo ngambek. Dia kemudian meninggalkan lapangan sebelum pertandingan selesai. Pada musim 2009-2010, bintang asal Portugal ini menghasilkan sembilan gol dari 12 laga pertamanya bersama Real Madrid.

Lalu pada 2010-2011, penyerang lincah itu menyarangkan 15 gol untuk Madrid. Kegarangannya terus meningkat. Pada 2011-2012, CR7 mengukir 16 gol, semusim kemudian menjadi 17 gol.

Pada 2013-2014, dia menghasilkan 21 gol, lantas 24 gol semusim berikutnya. Penurunan performa Ronaldo mulai terlihat pada musim 2015-2016 ketika mencetak 13 gol.

Semusim berselang, jumlahnya menyusut lagi menjadi delapan gol, dan musim terakhirnya di El Real hanya menyarangkan tujuh gol. Rasio gol CR7 pada musim lalu adalah 0,7 gol per pertandingan. Kini, rasio golnya mengecil menjadi 0,5 gol per laga. (foxsports,A7-17)


Baca Juga
Tirto.ID
Loading...
Komentar