Pasar Rakyat Didorong Ber-SNI

SEMARANG - Untuk meningkatkan daya saing menjadi tempat belanja yang bersih, aman, dan nyaman, pasar rakyat didorong memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).

Dengan standar itu akan mempunyai daya saing terhadap ritel modern. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng M Arif Sambodo meminta setiap kabupaten dan kota mampu menumbuhkan kemandirian dalam menata serta mengelola pasar rakyat. ‘’Pemerintah Jateng mendorong pasar rakyat berkembang sebagaimana sektor swasta lain. Salah satunya kompetisi pasar rakyat untuk meningkatkan motivasi pengelola, pedagang, stakeholder, serta instansi pembina dalam melakukan berbagai usaha menciptakan pasar yang bersih, aman, nyaman, sehat, adil, dan berdaya saing,’’ ujar Arif didampingi Kepala Bidang Perdanganan Dalam Negeri Moch Santoso di sela-sela Diseminasi Prototipe Pasar Rakyat dan Penyerahan Penghargaan Pemenang Kompetisi Pasar Rakyat di Hotel Grand Dhika, Semarang, kemarin. Ia menambahkan di provinsi ini, pasar rakyat yang telah ber-SNI ada lima, yakni Pasar Tanggul (Solo), Pasar Legi (Temanggung), Pasar Manis (Banyumas), Pasar Bunder (Sragen), dan Pasar Rejowinangun (Kota Magelang). Melalui kompetisi, sambung dia, diharapkan pasar ber-SNI akan bertambah. Namun, diakui salah satu hambatan pengembangan pasar rakyat berstandar nasional terletak pada pembiayaan revitalisasi yang butuh dana besar. ‘’Memang, ada beberapa persyaratan sebuah pasar bisa ber-SNI.

Antara lain persyaratan teknis yang meliputi ukuran luas ruang dagang, area parkir, zonasi, area bongkar muat barang, toilet, ruang menyusui, tempat ibadah, tempat pertemuan, dan sebagainya,’’ungkap dia.

Kepala Sub Ditjen Pengelolaan Sarana Distribusi Ditjen Sarana Distribusi dan Logistik Kementerian Perindustrian RI Muh Anwar Achmad menyebutkan prototipe pasar rakyat terus disempurnakan. Bukan syarat fisik saja yang diperhatikan, namun juga pedagang dan pengelolanya. Tim juri kompetisi pasar rakyat Jateng menetapkan enam pemenang, yaitu Pasar Manis (Kabupaten Banyumas) juara 1, Pasar Tanjungsari (Cilacap) juara 2, Pasar Pedurungan (Kota Semarang) juara 3, Pasar Ir Soekarno (Sukoharjo) juara harapan1, Pasar Keling (Jepara) juara harapan 2, dan Pasar Karangjati (Kabupaten Semarang) juara harapan 3. (G4-18)