UNDIP

Rumuskan Hilirisasi Riset Pengelolaan Sampah Akibat Bencana

SEMARANG - Dosen Undip Dr Eng Maryono melalui skema Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT) Tahun 2019 merumuskan sistem pengelolaan sampah yang timbul akibat bencana (PSTAB). Riset ini dikerjakan juga di bawah naungan Sekolah Pascasarjana Undip. ''Sebagai upaya hilirisasi riset para dosen maka buku rumusan ini kami serahkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK).

Selain itu, juga diserahkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),'' tutur Dekan Sekolah Pascasarjana Undip Dr RB Sularto, baru-baru ini. Dia menyampaiakn hal itu dalam workshop sekaligus pembahasan isi buku untuk perumusan kegiatan teknis lanjut bersama KLHK dan BNPB. Menurutnya, Undip sebagai pusat keilmuan memiliki tanggung jawab dalam upaya memberikan solusi di tengah masyarakat.

Di antaranya berkenaan persoalan sampah dan lingkungan. Ketua Peneliti Dr Eng Maryono dari Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota sekaligus Ketua Program Magister Ilmu Lingkungan Undip menyatakan, buku rumusan tersebut diharapkan dapat menjadi peta dasar bagi pengembangan ketahanan pengeloalan sampah yang timbul akibat bencana.

Ada tiga hal pokok rekomendasi untuk negara berkembang di kawasaan Asia Pasifik, seperti Indonesia, yaitu berkaitan desain infrastruktur teknis, infrastruktur kelembagaan, dan infrastruktur pembiayaan. Pembahasan buku rumusan PSTAB tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup Jepang, Shintaro Higasi, dari NTTData Consutant Inc.

Shintaro ikut memberikan apresiasi atas penelitian yang kemudian dibukukan tersebut. Shintaro mengatakan, ini yang pertama di Asia Pasifik sejak Kementerian Lingkungan Hidup Jepang memberikan pendampingan perumusan pengelolaan sampah bencana di berbagai negara kawasan Asia Pasifik.

''Saya bahkan mengikuti sedari awal proses penyusunan buku tersebut. Dimulai dari perumusan masalah pada forum pertemuan ahli pengelolaan sampah pada forum SWAPI di Tokyo Jepang, Januari 2019 dan diskusi pada forum internasional konferensi 3 RINCs di Bangkok, Februari 2019,'' kata dia. Menurutnya, melalui buku tersebut, Undip dan Indonesia dapat berperan lebih aktif dalam pengembangan panduan untuk penanganan masalah ini.

KLHK melalui Direktorat Pengelolaan Sampah yang diwakili oleh Kepala Sub-Direktorat Sampah Spesifik dan Daur Ulang Ari Sugasri juga menyampaikan apresiasi kepada Undip yang telah memberikan bantuan buku rumusan kebijakan pengelolaan sampah bencana. BNPB juga menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam atas buku rumusan tersebut. (H41-40)


Berita Terkait
Tirto.ID
Loading...
Komentar