UNISSULA

Lulusan Kampus Dihadapkan Tantangan Global

SEMARANG - Lulusan perguruan tinggi dihadapkan pada tantangan global di era revolusi industri digital. Hal ini membuat alumni kampus butuh dibekali kompetensi memadai. Rektor Unissula Prabowo Setiyawan PhD mengatakan untuk menjawab tantangan tersebut alumnus kampusnya telah dipersiapkan dengan baik semenjak kuliah. Hasilnya bukan sebatas mencetak profil brilian melainkan juga mumpuni di bidang etika, norma, dan agama.

”Kampus Unissula memberlakukan perkuliahan mendasari budaya akademi Islami (Budai). Selain kental atmosfer akademi, budaya perkuliahan ini menguatkan sikap mental dan perilaku yang sesuai ajaran agama,” tuturnya, kemarin. Dia hadir di gedung auditorium kampus tersebut untuk mewisuda 1.747 lulusan.

Forum itu, mengundang Sekretaris LL Dikti Jateng Amsar, Ketua Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) Hasan Toha, wakil rektor, dekan dan para guru besar. Ditambahkan, sebagai salah satu universitas terbesar dan terbaik di Tanah Air saat ini Unissula meluluskan 42.935 alumni. Mereka berkarya dan berkontribusi positif memajukan Indonesia.

Terbukti pula budaya perkuliahan yang dibentuk di kampus itu mampu menjawab tantangan zaman. Para wisudawan periode Oktober 2019 tersebut juga menjadi saksi berbagai prestasi dan pencapaian penting kampus tersebut dalam enam bulan terakhir, Mei - Oktober 2019.

Hak Paten

Berbagai prestasi tersebut antara lain hak paten yang diberikan Kemenkumham atas alat peredam bising milik Dr Sri Arttini Dwi Prasetyowati. Selain itu Juara 1 Lomba Rancang Bangun Jembatan tingkat nasional di UNY. Juara 1, 2, dan 3 National Cable Stayed Bridge Building Competition 2019 di UlI. Prodi Ners bahkan meraih penghargaan Top III Nasional, Terbaik Il Nasional, dan Terbaik Lingkup Jateng 2019 dalam uji kompetensi Profesi Ners.

Selebihnya adalah Juara Harapan 1 Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) 2019 di Semarang pada 22-24 Juni. Juara lll nasional Kontes Debat Mahasiswa Indonesia di Unair. Juara Il Kontes Debat Mahasiswa Indonesia LLDIKTI VI Jateng di Sukoharjo. Berikutnya, Juara 1 Katagori Integrated Campaign Comminfest Atma Jaya di Yogyakarta.

Juara 1 LKTI, best speaker, best paper, dan juara 1 mendongeng nasional di PPDN ke-V di UAD Yogyakarta. Hasan Toha mengatakan lulusan kampus ini bagian dari generasi terbaik negeri ini. Mereka akan mewarnai sejarah dengan banyak prestasi gemilang dan membanggakan. (H41-34)


Berita Terkait
Tirto.ID
Loading...
Komentar