Berpisah, Jokowi-JK Kompak Berkokok

SM/Antara - AJANG PERPISAHAN: Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla tertawa dalam acara silaturahmi kabinet kerja di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/10). Silaturahmi itu juga merupakan ajang perpisahan Presiden, Wakil Presiden, serta para menteri Kabinet Kerja yang telah bekerja sama selama lima tahun.(24)
SM/Antara - AJANG PERPISAHAN: Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla tertawa dalam acara silaturahmi kabinet kerja di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/10). Silaturahmi itu juga merupakan ajang perpisahan Presiden, Wakil Presiden, serta para menteri Kabinet Kerja yang telah bekerja sama selama lima tahun.(24)

JAKARTA - Perpisahan tidak harus ditandai dengan derai air mata dan kesedihan. Perpisahan lebih baik ditandai dengan kekompakan dan keceriaan. Paling tidak, itulah yang terjadi dalam acara perpisahan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wapres Jusuf Kalla (JK), dan jajaran Kabinet Kerja.

Ada momen menarik saat Jokowi dan JK kompak berkokok sehingga suasana menjadi lebih cair dan ceria. Saat itu, seniman Endah Laras yang tengah bernyanyi di depan panggung menghampiri kursi Jokowi dan JK. Endah mengajak Jokowi dan JK menyanyikan satu bait lirik lagu ‘’Jago Kluruk’’.

Bait lirik tersebut mengharuskan keduanya berkokok. ‘’Wis wayah esuk jagone kluruk, uuuy,’’ dendang Endah di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/10). Setelah Endah menyanyikan bait lagu itu, JK yang pertama disodori mik langsung berkokok. Para menteri dan tamu undangan pun tertawa. Endah kemudian meminta Jokowi juga berkokok. Jokowi pun menyanggupi.

‘’Kukuruyuuuk...,’’teriak Jokowi. JK dan para menteri langsung tertawa lepas. Suasana pertemuan pun berlangsung cair. Dalam kesempatan itu, JK mengucapkan terima kasih kepada Jokowi atas kerja sama dan kekompakannya selama menjabat sebagai wapres.

‘’Dalam kesempatan berbahagia ini, saya kira kita semua sama ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Presiden atas kekompakan kita semuanya yang telah melaksanakan tugas kenegaraan secara bersamasama,’’ ujar JK dalam acara makan bersama Jokowi dan menteri di Istana Negara.

JK bercerita, kerap ditanya awak media tentang kesankesan bekerja bersama Jokowi. JK mengaku bingung untuk menjawabnya. Sebab, menurutnya, semua pekerjaan yang dilakukan bersama Jokowi sangat berkesan. ‘’Dalam satu bulan ini saya diwawancarai 35 kali.

Hal yang paling sering, apa yang paling menarik dalam 5 tahun bekerja bersama Pak Presiden Jokowi. Saya bingung soal apa yang paling menarik? Sebab semua menarik, apakah bersama Presiden, apakah rapat, apakah kesulitan atau kebaikan, semuanya menarik. Tidak ada yang kurang menarik antara satu dan lainnya,’’katanya.

‘’Karena itulah atas nama saudara-saudara semua, saya ucapkan terima kasih, karena tanpa dorongan dan petunjuk Bapak Presiden tidak akan bisa mencapai hal-hal seperti ini,’’ tambahnya.

JK juga meminta maaf kepada semua pihak atas pekerjaannya selama ini. Dia juga mendoakan menteri yang menjabat lagi bisa sukses dalam bekerja pada periode pemerintahan kedua Jokowi. ‘’Saya sampaikan selamat bekerja, semoga semuanya sukses, kita doakan juga bagi teman-teman yang ikut sama saya, artinya istirahat.

Kami lanjutkan mendukung dengan memberi pandangan dan harapan kepada Presiden dengan tim yang akan datang. Kami akan mendukung semua,’’ucapnya. JK juga memberikan buku kepada Jokowi di atas podium. Kemudian keduanya saling cipika-cipiki dan foto bersama.

Berpengalaman

Sementara itu, Presiden mengungkapkan kesan-kesannya selama bekerja bersama Wapres Jusuf Kalla. Jokowi menyebut JK berpengalaman di segala bidang sehingga keduanya sering bertukar pikiran dalam memutuskan sesuatu. ‘’Tiap hari berkesan terus (bekerja dengan JK), he-he...,’’ kata Jokowi. JK, menurut Jokowi, memiliki pengalaman di segala bidang.

‘’Beliau pernah menjadi pengusaha, pernah menjadi Ketua Golkar di politik, pernah menjadi menteri, menko, pernah menjadi wapres. Semuanya pengalaman pernah beliau miliki. Karena itu, sering kali, entah pagi, subuh, siang, bahkan tengah malam, saya selalu bertukar pikiran dengan Beliau, baik lewat telepon maupun bertemu muka.

Itu hal yang sangat baik bagi saya, dalam bertukar pikiran untuk memutuskan setiap hal yang sangat penting bagi negara ini,’’ ujar Jokowi. Jokowi juga mengaku setiap hari bersama JK adalah momen spesial.

Dia juga mengaku sudah terbiasa dengan semua pekerjaan yang sering dilalui bersama JK. ‘’Spesial pusingnya, spesial kejar-kejaran dengan waktu. Spesial terus, karena setiap hari apa? Kita selalu memiliki persoalan, memiliki masalah yang harus diselesaikan,’’ tuturnya.

Seperti diketahui, Jumat (18/10) merupakan hari terakhir bagi JK dan para menteri menjabat sebagai pendamping Jokowi. Minggu (20/10), Jokowi akan dilantik bersama Ma’ruf Amin sebagai Presiden-Wapres 2019- 2024 dan mengumumkan kabinet yang baru. (ant,dtc- 41)


Berita Terkait
Tirto.ID
Loading...
Komentar