PSIS Jauhi Degradasi

LAMONGAN - PSIS Semarang sukses memenuhi target menang di kandang Persela Lamongan di pekan ke-23 Shopee Liga 1 2019, Jumat (18/10). Laskar Mahesa Jenar menaklukkan tuan rumah di Stadion Surajaya Lamongan dengan skor 1-0.

Gol kemenamgan PSIS dicetak Hari Nur Yulianto di masa injury time yakni menit 90+3’. Penyerang berjuluk Mukri Gol ini memanfaatkan umpan Bruno Silva lewat skema serangan balik yang dilakukan kiper Jandia Eka Putra melalui umpan long ball.

Kemenangan ini membuat skuad asuhan Bambang Nurdiansyah menjauhi zona degradasi. Kini PSIS mengumpulkan 24 angka dari 22 laga yang sudah dijalani dan berada di posisi ke-12 klasemen sementara Shopee Liga 1 2019. Adapun Persela terjerembab dari urutan ke- 15 menjadi ke-17 akibat kekalahan tersebut.

Rekor klub berjuluk Laskar Joko Tingkir yang tidak terkalahkan dalam sembilan laga kandang terakhir, putus juga di kaki PSIS. Hari Nur mengatakan, gol yang dicetaknya menjadi modal penting PSIS untuk sementara waktu menjauhi zona degradasi. Selain itu, torehan tersebut menjawab kritik beberapa orang yang menyebutnya sudah menurun.

Pemain bernomor punggunh 22 ini total sudah mencetak empat gol dan satu asisst dari 19 laga bersama PSIS musim ini. ”Yang paling penting buat saya tiga poin dan posisi kami bisa meningkat. Kalau masalah gol, semoga gol ini menjadi semangat dan motivasi kami. Gol ini untuk semua yang selalu setia mendukung kami,” kata Hari Nur usai laga.

Sementara itu Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah membeberkan kunci kemenangan timnya atas Persela Lamongan yakni berkat semangat dan kerja keras para pemainnya yang tak kenal lelah sepanjang 90 menit pertandingan. Selain itu, para pemain juga sanggup mematikan pergerakan gelandang Persela, Kei Hirose.

”Kemenangan PSIS bukan karena pelatih, kemenangan PSIS karena pemainnya tidak mau kalah, itu yang saya garis bawahi,” ujar pria yang akrab disapa Banur ini. ”Terus terang pemain asal Jepang itu saya matikan.

Saya takut karena beberapa kali melihat videonya dia dan saya diskusikan ke pemain. Saya bilang ke pemain jika mereka berhasil menghentikan pemain Jepang ini maka akan berhasil,,” tandasnya.

Di lain sisi Pelatih Persela, Nil Maizar dia menyebut hasil laga ini tidak bagus. Satu menit sebelum bubaran timnya kebobolan dan membuat timnya tidak bisa membalas. ”Namun perjuangan pemain sudah bagus. Mereka terus berusaha mencetak gol hingga 90 menit pertandingan. Serangan balik lawan yang tidak bisa membuat kami mengejar di sisa waktu,” katanya. (mam,H85-29)


Baca Juga
Tirto.ID
Loading...
Komentar