SDM Menjadi Prioritas

SEMARANG - Sumber daya manusia (SDM) menjadi persoalan serius dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Kementerian Koperasi dan UKM menjadikan pengembangan SDM sebagai prioritas.

Deputi Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Rulli Nuryanto menuturkan SDM perlu ditingkatkan, apalagi menghadapi revolusi industri 4.0. Teknologi informasi, lanjut dia, berkembang sangat cepat yang membawa perubahan, termasuk pola belanja konsumen yang beralih ke digital. Ekonomi digital di Asia Tenggara, menurut dia, tumbuh cepat. Tahun ini omzet ekonomi digital Rp 560 triliun.

Indonesia tumbuh paling tinggi. Tahun 2022 diperkirakan Rp 800 triliun-Rp 900 triliun. “E-commerce pasar yang sangat menjanjikan. Sudah ada 9,6 juta UMKM yang memanfaatkan dari total 63 juta di Tanah Air,” tutur Rulli dalam Seminar Bisnis ICSB ”Gebyar UMKM” di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, Tembalang, Semarang, kemarin.

Kunci pengembangan UMKM, kata dia, adalah SDM karena SDM yang menciptakan inovasi, dan inovasi akan meningkatkan daya saing produk. ”Bukan hanya inovasi produk, melainkan juga inovasi memasarkan dan memperkuat akses pasar,” jelas dia.

Empat Pilar International Council for Small Business (ICSB) berkomitmen mendorong pertumbuhan UMKM dengan melibatkan empat pilar, yaitu akademisi, pelaku, pengambil kebijakan atau pemerintah, dan komunitas. “Kami akan menambah dua pilar lagi, yakni lembaga keuangan dan media. Keduanya berperan dalam ICSB,” ujar Ketua Korda ICSB Jateng Sudarto.

Seminar Bisnis ICSB ”Gebyar UMKM, kata dia, bertujuan memberi masukan dan rekomendasi kepada Kementerian Koperasi dan UKM serta pemangku kepentingan lainnya. Pada saat bersamaan, pengurus Korda ICSB Jateng dilantik. Presiden ICSB Indonesia Jacky Mussry menyatakan UMKM sangat penting peranannya serta menyumbang PDB dalam jumlah besar.

Ke depan, pelaku UMKM didorong merambah pasar online. Mereka yang offline diminta tidak terlena kalau tidak ingin tergerus. Meski demikian, online tidak menggantikan offline, tetapi saling dukung dan memperkuat. (K14-18)


Loading...
Komentar