Lion Air Dinilai Sulit Tarik Investor

Rencana Penawaran Perdana Saham

JAKARTA- Sektor transportasi saat ini dinilai tidak dalam performa bagus, sehingga kurang menarik minat investor. Lion Air yang hendak menawarkan saham di bursa diperkirakan akan kesulitan.

”Margin industri airlines itu sangat tipis. Di beberapa negara, misalnya Singapore Airlines dan Kansas yang sudah IPO tidak bagus seperti Garuda. Jadi, industrinya sendiri kurang menarik,” tutur Ekonom Samuel Asset Management Lana Soelistianingsih, kemarin. Ia menanggapi rencana initial public offering (IPO) atau penawaran perdana saham Lion Mentari Airlines, operator maskapai Lion Air di PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Di samping itu, menurut dia, kesulitan lainnya adalah mengingat reputasi kurang baik di mata khalayak akibat beberapa kecelakaan yang dialami maskapai berlogo singa itu. Apabila benar merealisasikan IPO, kata dia, manajemen hingga underwriter atau penjamin Lion Air Group harus bekerja keras meyakinkan investor agar saham yang dijual laku.

”Itu yang harus dijelaskan oleh underwriter atau manajemen Lion, apakah sekarang punya sistem yang lebih baik. Harus dengan bukti juga, tapi secara industri tidak begitu bagus,” jelas Lana. Ia menganggap dari segi waktu, sekarang IPO belum tepat dilakukan. Bukan hanya transportasi, melainkan semua sektor akibat situasi perekonomian yang lesu.

Tahun Buku

Sebagaimana diberitakan, PT Lion Mentari Airlines berencana melantai di bursa saham Tanah Air melalui penawaran perdana saham kepada publik. Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna Setia mengisyaratkan hal tersebut.

Menurut dia, Lion Air akan menjadi perusahaan publik menggunakan tahun buku Juni 2019, masuk sektor infrastruktur, utilitas, dan transportasi. Jika mengacu pada aturan perusahaan yang akan IPO, yakni tahun buku yang digunakan berlaku enam bulan terakhir, dapat dipastikan Lion Air paling lambat akan mencatatkan saham Desember tahun ini.

Namun, Nyoman belum bersedia menyebutkan berapa nilai emisi yang ditargetkan Lion Air dalam aksi korporasi itu. ”Saya belum bisa menyampaikan apa-apa, pekan depan ada mini expose,” tutur dia, kemarin.

Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro juga belum bersedia menjelaskan mengenai rencana penawaran perdana saham di bursa. ”Saya belum bisa memberikan keterangan. Kalau ada informasi, nanti pasti disampaikan,” ujar dia.(B6,dtc-18)


Loading...
Komentar