Sampah Berserak di Rusunawa Kaligawe

SM/Hendra Setiawan : TANAM POHON : Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menanam pohon di komplek Rusunawa Kaligawe, kemarin. (42)
SM/Hendra Setiawan : TANAM POHON : Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menanam pohon di komplek Rusunawa Kaligawe, kemarin. (42)

SEMARANG-Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi bersama para pejabat dan pegawai Pemkot, Jumat (20/9) bekerja bakti membersihkan kompleks Rusunawa Kaligawe.

Sebelumnya, Wali Kota yang akrab disapa Hendi tersebut, menerima banyak keluhan melalui aplikasi Lapor Hendi, tentang masalah sampah di rusunawa tersebut. Dia berharap kegiatan resik-resik di kawasan padat itu dapat menjadi contoh, dan perangsang seluruh warga, untuk merawat lingkungannya agar tetap bersih, sehat dan nyaman. ”Mari rawat rusunawa bersama-sama. Minimal tidak membuang sampah sembarangan. Kemauan untuk bersih-bersih, harus dimulai dari diri sendiri, tidak perlu menyalahkan orang lain dan tetangga,” ujar Hendi, kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Hendi mengingatkan bahaya Leptospirosis yang menjadi salah satu kasus penyakit berbahaya. Penyakit yang bersumber dari kencing tikus ini, dapat berjangkit di mana-mana, terutama kawasan padat penduduk. Kencing tikus yang mengenai luka terbuka, dapat menyebabkan panas tinggi hingga kematian. ”Penyakit Leptospirosis sampai saat ini belum dapat disembuhkan, yang bisa dilakukan adalah upaya pencegahan. Di antaranya dengan menggunakan sepatu karet saat masuk dalam got, saluran. Kemudian menjaga lingkungan tetap bersih sehingga tidak menjadi sarang tikus,” urai Hendi.

Hendi meminta setiap warga untuk dapat memastikan saluran dan lingkungan rumah bersih, serta menghindari buang sampah sembarangan. Hal sepele membuang satu kantong plastik, tetapi kalau 1,6 juta warga membuang sampah, akan menjadi masalah besar dan menjadikan lingkungan yang tidak sehat.

Penghijauan

Selain menekankan pentingnya kebersihan, Hendi juga menyampaikan kesiapan dan kesepakatan seluruh jajarannya, untuk melakukan penghijauan dan penanaman pohon massal jelang musim hujan. Pada tahap awal ini dilakukan penanaman 20 batang pohon di kawasan rusun, yang dimintanya untuk dapat benar-benar dirawat dan dijaga. Tak hanya di rusun saja, ke depan Hendi juga telah menginstruksikan penanaman pohon secara masif di berbagai sudut Kota Semarang.

Penghijauan ini, diharapkannya dapat membuat udara lebih bersih, sejuk dan menjadikan lingkungan lebih hijau. Kegiatan kerja bakti massal tersebut, selain diikuti jajaran Pemerintah kota Semarang dan Muspida, juga melibatkan warga masyarakat. Kurang lebih 400 orang mengikuti aksi bersih-bersih yang juga sebagai agenda Bulan Bhakti Gotong Royong. Nggowes, diakui Hendi, juga sebagai upaya lebih detail dan dekat menyapa masyarakat sekaligus melihat permasalahan lingkungan seperti jalan, saluran, dan lainnya yang terjadi di Kota Semarang. Dengan bersepeda, Hendi juga berharap jajarannya dapat semakin sehat dengan bergerak dan berolahraga. (K18-42)


Berita Terkait
Loading...
Komentar