Perguruan Tinggi Berperan Bantu UKM

GROBOGAN - Perguruan tinggi memiliki peran besar membantu memangkas kendala yang dihadapi usaha kecil menengah. Misalnya, dengan hilirisasi riset maupun transfer ilmu pengetahuan untuk para pelaku usaha. ”Kendala utama yang dialami UKM umumnya adalah alat untuk produksi dan pengelolaan usaha modern.

Kiprah kampus diharapkan bisa menjawab persoalan ini melalui aplikasi hasil riset, atau upaya program pengabdian di masyarakat,” kata Dosen Universitas Wahid Hasyim Semarang (Unwahas), Nugroho Eko Budiyanto di Desa Beringin, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, kemarin.

Dia berbicara di sela-sela program pendampingan desa mitra, di antaranya berupa pemberdayaan pelaku usaha pengolahan keripik pisang. Tim dosen sekaligus menciptakan alat tepat guna serta memberikan alih pengetahuan sehubungan pengelolaan bisnis modern. Sebab, pengelolaan bisnis dan pembuatan produk milik UKM masih bersifat tradisional.

Manual

Sebagai contoh pengirisan pisang untuk bahan dasar keripik dilakukan manual menggunakan pisau tradisional. Pisang yang telah dikupas diiris memanjang untuk mendapatkan bentuk pipih. Pola ini memakan waktu lama dan kurang efektif.

Padahal, usaha keripik pisang ini sangat potensial. Namun sayang, dari sisi manajemen juga belum dibuat administrasi sama sekali. Proses pembelian dan produksi bahkan tidak tercatat, sehingga rincian biaya dan keuntungan tidak dapat diketahui secara pasti.

Untuk memangkas persoalan ini, tim dosen mengambil langkah perancangan alat pengiris pisang yang efisien. Selain itu, juga merekayasa perbaikan tungku dan alat penggorengan supaya diperoleh hasil yang lebih optimal. Lalu pembuatan tempat untuk penyimpanan produk siap jual. Dilanjutkan pengurusan sertifikat halal, hingga penyusunan administrasi dan pembukuan usaha. (H41-27)