Kepala Daerah Didorong Kejar Target Dua Ribu Desa Wisata

SLEMAN -Kementerian Pariwisata mendorong komitmen kepala daerah untuk mengejar target sekitar 2.000 desa wisata di seluruh Tanah Air.

"Saat ini sudah tercapai seribu desa wisata, kami harapkan 2020 target 2.000 desa wisata terealisasi. Hal itu memerlukan dukungan pemerintah daerah," tutur Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata dan Hubungan Antarlembaga Deputi Bidang Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Wisnu Bawa Taruna Jaya.

Ia mengemukakan hal itu usai membuka ''ASEAN Plus Workshop on Tourism Village Community Service and Product Enchancement to Attract Youth Travellers in Millenial Era'' di Desa Wisata Pentingsari, Pakem, Sleman, DIY, Selasa malam.

Mempercepat

Komitmen kepala daerah, lanjut Wisnu, sangat diperlukan untuk mempercepat desa wisata terwujud. Sejauh ini, belum semua kepala daerah kompak berkomitmen mewujudkan desa wisata di daerahnya. "Sekarang, cadangan (sumber daya) alam kita kalau digali terus, akan habis. Coba contoh Arab Saudi yang berani mengembangkan pendapatan negaranya lewat sektor turisme, karena sektor itu tidak merusak tetapi memelihara," jelas dia. Wisnu mencontohkan Jabar dan Kabupaten Banyuwangi (Jatim) sebagai sedikit dari daerah yang kepala daerahnya sudah berkomitmen pada pengembangan pariwisata.

Di dua daerah itu, semua pihak termasuk dinas dan instansi sudah berorientasi pada pariwisata. Pihaknya mengapreasiasi pelaksanaan ''ASEAN Plus Workshop on Tourism Village Community Service and Product Enchancement to Attract Youth Travelllers in Millennial Era'' yang berlangsung pada 10-12 September 2019 di Yogyakarta. ''Pada event ini, seluruh pegiat desa wisata bisa bertukar pikiran dengan para pengelola desa wisata dari 10 negara ASEAN dan tiga negara Asia, yakni Jepang, Tiongkok, dan Korsel,'' tandas dia.(K15-26,18)