Ribuan Pelari Ramaikan TKRM 2019

KUDUS- Ribuan peserta olah raga lari jalan raya tingkat nasional, Tiket.com Kudus Relay Marathon (TKRM) 2019 tumpah ruah di lokasi Alun-alun Simpangtujuh, Kudus, Minggu (25/8).

Start dimulai dari nomor terpanjang yakni 42K. Para pelari baik pria dan wanita nampak bersemangat setelah tanda bel dibunyikan. Tiga puluh menit kemudian, giliran peserta untuk nomor 10K yang bersiap mengawali lari. Flight off dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas Bupati Kudus, HM Hartopo. Selanjutnya giliran kategori 5K bersiap mengambil ancang-ancang. Ajang yang telah memasuki tahun kedua tersebut diikuti tak kurang dari 6.000 peserta dari berbagai nomor. Olahraga yang mengusung sport tourism itu menjelajah destinasi seputar Kudus pukul 05.00 WIB.

Kategori ini diikuti oleh ribuan peserta, berbagai komunitas lari nasional dan para legendaris bulutangkis. Salah satunya Liem Swie King dan Liliyana Natsir atau yang akrab disala Butet. Walaupun sempat ragu dengan olahraga yang menguras keringat itu, Butet rupanya mampu menyelesaikan putaran kategori 5K dengan baik. ”Ternyata lari memang bagus buat kesehatan. Dan Kudus udaranya segar usai bangun pagi. Jarak 5 kilometer hari ini bisa saya ikuti dengan baik dan bugar. Mudah-mudahan bisa ikut lagi tahun depan,” kata Butet kepada wartawan usai menyelesaikan finish di alun-alun Kudus.

Tontowi Ahmad

Peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 nomor ganda campuran bersama Tontowi Ahmad itu bahkan senang dengan antusiasme ribuan masyarakat yang tumpah ruah di kota yang membesarkan namanya di cabang bulu tangkis itu.

Kegiatan lari yang diikuti diakuinya menjadi pengalaman tersendiri. ”Tadi kita bisa menyapa warga Kudus secara langsung ya, biasanya dimobil. Jadi ini beda banget, warga maupun peserta juga antusias dalam menyambut para pelari,” paparnya.

Pihaknya pun bersiap untuk naik 10K, dengan persiapan yang lebih matang lagi. ‘ Co-Founder & Chief Marketing Officer tiketcom Gaery Undarsa mengatakan, selain mengangkat Kudus sebagai kota penyelenggaraan perhelatan olah raga bergengsi ini, gelaran Tiketcom Kudus Relay Marathon yang mengusung format sport tourism ini juga dimaksudkan mendongkrak sisi pariwisata dan ekonomi kreatif bagi warga sekitar. ”Saya berharap, penyelenggaraan Tiketcom Kudus Relay Marathon bisa berdampak luas, tidak hanya dari sektor olahraga tetapi juga dari sisi pariwisata. Apalagi, Kudus menyimpan banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi, mulai dari wisata religi, kuliner hingga wisata budaya, î tutur Gaery. (G4-29)


Baca Juga
Loading...
Komentar