Tujuh Kios di Pasar Kedungmundu Terbakar

SM/Erry Budi P : PUNGUT BARANG : Para pedagang memungut barang yang masih tersisa setelah kebakaran di Pasar Kedungmundu, Minggu (25/8)
SM/Erry Budi P : PUNGUT BARANG : Para pedagang memungut barang yang masih tersisa setelah kebakaran di Pasar Kedungmundu, Minggu (25/8)

SEMARANG - Pasar Kedungmundu Semarang atau yang dikenal dengan Pasar Kapling, mengalami kebakaran, Minggu (25/8). Setidaknya tujuh kios ludes dilalap api dan satu kios rusak dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.00 itu. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kebakaran tersebut. Namun kerugian yang dialami para pedagang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Saksi mata yang juga salah satu pedagang di pasar itu, Zarkasi mengatakan, dirinya datang ke warunganya sekitar pukul 13.00, mendengar suara dentuman keras. ”Pukul 13.00 dengar suara kayak ban meletus kencang sekali,” kata Zarkasi di lokasi kejadian di Jalan Kedungmundu Semarang, Minggu (25/8).

Dia mengatakan, saat itu belum ada yang menyadari jika suara itu ternyata memicu kebakaran. Baru sekitar 30 menit kemudian, terlihat asap mengepul. Kemudian api mulai menyebar ke enam kios yang masih dalam satu blok itu. Peristiwa itu membuat pedagang panik. Mereka berusaha mengeluarkan barang-barangnya. Saat kejadian kioskios sedang tutup, banyak barang dagangan yang terbakar termasuk warung Bu Wiji dan Bu Haji Nia.

”Awalnya, dari warung Bu Wiji (depan). Dia menjual sayur dan buah. Biasanya masak di dalam, tapi ini orangnya tidak ada. Yang milik Bu Wiji habis, Bu Haji Nia juga habis termasuk sembakonya,” ujar Zarkasi. Untuk memadamkan api itu, enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Dalam kejadian itu enam kios rusak parah dan satu kios rusak atapnya. Anggota Basarnas Jateng, Setio Topan Dirgantara mengatakan, kebakaran itu diduga berasal dari api kompor milik pedagang. Saat memasak, mendadak api menyulut barangbarang dagangan di sekitarnya hingga menjalar ke kios-kios lain. ‘’Kompor yang dinyalakan meledak dan membakar barang dagangan di sekitarnya dan menjalar ke enam kios,’’kata Topan. Kasi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Suwarto menjelaskan, ada tujuh kios yang ludes dilalap api, sedangkan satu kios lain, hanya atapnya yang rusak. ‘’Setelah ada laporan dari masyarakat, kami langsung mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran,’’ujarnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati pada musim kemarau ini karena rawan kebakaran. Hal itu mulai dari tidak membuang dan membakar sampah sembarangan. Periksa instalasi listrik secara benar dan jangan lupa matikan kompor saat tidak digunakan. Kapolsek Tembalang, Kompol Budi Rahmadi mengatakan, hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab kebarakan yang melumat tujuh kios di pasar tersebut. ”Kalau dugaan api disebabkan kompor yang berada di dalam salah satu kios yang terbakar. Kemungkinan ya lalai dimatikan pemiliknya. Tidak ada di tempat. Para penghuni atau pemilik kios untuk sementara diambil keterangan di Polsek Tembalang,” ungkapnya.(K18,K44-22)


Berita Terkait
Loading...
Komentar