PARIWISATA

Rp 1,1 Triliun untuk Tingkatkan Konektivitas

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun ini menganggarkan Rp 1,1 triliun untuk meningkatkan konektivitas menuju empat Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) prioritas pemerintah, yakni Danau Toba, Borobudur, Lombok, dan Labuan Bajo.

Anggaran tersebut untuk berbagai kegiatan peningkatan jaringan jalan, di antaranya rekonstruksi jalan, pelebaran, rehabilitasi, penataan trotoar dan drainase, pembangunan jalan baru, serta perbaikan jembatan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan ketersediaan infrastruktur jalan dengan kondisi mantap akan meningkatkan akselerasi pengembangan destinasi wisata dan memudahkan wisatawan mencapai lokasi. ”Akses jalan yang makin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan wisata,” tutur dia, beberapa waktu lalu. Melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga, pihaknya menganggarkan Rp 470,1 miliar untuk peningkatan akses KSPN Danau Toba.

Anggaran untuk beberapa pekerjaan, di antaranya dua pekerjaan preservasi jalan Rp 90,1 miliar, yakni ruas jalan batas Kabupaten Dairi Dolok Sanggul-Siborong Borongbatas Kabupaten Tobasa-Silimbat-Parapat-Silangit- Bandara Silangit (162,74 km) serta batas Provinsi Aceh-batas Kota Sidikalang Panji-Merek-batas Kabupaten Dairi-batas Kabupaten Samosir dan jalan dalam Kota Sidikalang (85,33 km).

Kemudian, preservasi dan pelebaran ruas jalan Pangururan-Ambarita-Tomok-Onan Runggu (76,9 km), jalan Tele-Pangururan-Nainggolan-Onan Runggu (69 km), serta jalan Tebing Tinggi-Pulua Siantar-Parapat (109,9 km). Ketiganya menggunakan skema kontrak tahun jamak atau multi years contract.

Selain itu, kata Basuki, ada pembangunan jalan baru, yakni ruas Siantar By Pass, Jalan Silangit Muara, serta melanjutkan pembangunan jalan Balige By Pass (1,5 km) dan pembukaan badan jalan (3 km). Kemudian, preservasi jalan dan Jembatan Merek-Batas Kabupaten Dairi-Panji-Batas Kabupaten Simalungun-Saribu Dolok-Tiga Rungu-Tanjung Dolok (112,37 km) dan pembangunan Jembatan Tano Ponggol.

Pada KSPN Borobudur dianggarkan Rp 271,8 miliar untuk pekerjaan rekonstruksi ruas jalan batas Kebumen-Purworejo-Karangnongko (91,7 km), preservasi jalan Pringsurat-Secan-Batas Yogyakarta (71,56 km) dan jalan Jombor-Yogyakarta-Karangnongko (60,2 km), Pekerjaan rutin transmisi jalan batas Kebumen- Purworejo-Karangnongko, serta kegiatan Integrated Infrastructure Development for National Tourism Strategic Areasdengan biaya Rp 60 miliar.

”Peningkatan akses KSPN Lombok tahun ini dianggarkan Rp 306 miliar yang mencakup pekerjaan preservasi ruas jalan Bandara Internasional Lombok (BIL)-Kuta (Mandalika) sepanjang 60,3 km dan jalan Cakranegara- Mantang; Mataram-Gerung-Kuripan; Ampenan- Pemenang sepanjang 110,69 km,” ungkap Menteri. (bn-18)