TV DIGITAL

Pembangunan Fasilitas Dipercepat

JAKARTA - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mempercepat pembangunan fasilitas untuk menghadirkan siaran televisi digital di pelosok dan daerah perbatasan Indonesia.

Direktur Utama BAKTI Kominfo Anang Latif mengatakan langkah itu sebagai upaya membangun dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

”Biasanya, mereka yang berada di perbatasan kebanyakan menonton acara dari negara tetangga,” tutur dia, kemarin. Pihaknya melakukan siaran percobaan televisi digital dalam waktu dekat di Nunukan, Kalimantan Utara.

Akan diangkat program di perbatasan. Nunukan dipilih karena di sana nanti tersedia penyiaran, telekomunikasi, dan internetnya. Khusus penyiaran televisi, menurut dia, harus hadir di wilayah perbatasan. Jika tidak ada, masyarakat di sana akan mengonsumsi siaran televisi negara tetangga.

Ke depan, BAKTI Kominfo juga bakal mempercepat pengerjaan infrastruktur di Jayapura yang diharapkan rampung pada 2020 menyusul penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua. ”Negara bersama-sama dengan sektor swasta mendukung fasilitasi sektor perbatasan,” jelas Anang.

Kemenkominfo mendorong pula stasiun televisi memperluas jangkauan siarnya melalui televisi digital hingga wilayah perbatasan atau wilayah terpencil. Siaran digital dinilai lebih efisien ketimbang harus membangun stasiun analog di wilayah-wilayah nusantara yang belum tersentuh siaran televisi.

Direktur Penyiaran Kemenkominfo Geryantika Kurnia menyebutkan pemerintah harus menjamin televisi analog yang sudah ada beralih ke digital. Salah satunya, dengan membangun televisi digital di wilayah terpencil atau perbatasan. (J10-18)


Loading...
Komentar