Pembangunan Gedung Parkir - DKK Selesai Lebih Cepat

Siap Sambut Libur Tahun Baru

SM/Hendra Setiawan  -  CEK KEAMANAN : Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengecek keamanan dan kenyamanan Sky Bridge di Jl Pandanaran, kemarin. (42)
SM/Hendra Setiawan - CEK KEAMANAN : Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengecek keamanan dan kenyamanan Sky Bridge di Jl Pandanaran, kemarin. (42)

SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus berupaya mengawal pembangunan gedung parkir dan DKK di kawasan pusat oleh-oleh JalanPandanaran. Dia memperkirakan proses pembangunan tersebut bisa lebih cepat tiga bulan dari target awal. Berdasarkan penilaian, hingga Jumat (23/8) perkembangan pembangunan telah mencapai 79,28 persen, dari target rencana pengerjaan 72,76 persen.

”Jadi saya optimistis bisa selesai lebih cepat. Ini bisa mendukung aktivitas ekonomi di Kawasan Segitiga Emas dan Kawasan Oleholeh Pandanaran. Jadi sebelum akhir tahun, sudah bisa digunakan,” kata Wali Kota, yang akrab disapa Hendi ini, kemarin.

Dengan adanya gedung parkir tersebut, diharapkan bisa mengurangi kepadatan di sepanjang Jalan Pandanaran. Biasanya pada akhir pekan dan libur tahun baru, juga Hari Raya Idul Fitri tempat tersebut mejadi jujukan wisatawan untuk mencari oleh-oleh. Pengunjung kesulitan mencari tempat parkir.

Meski dilarang, mereka akhirnya tetap memilih pakir di tepi jalan. Hal itu menyebabkan lalu lintas di sepanjang jalan tersebut tersendat. ”Saat gedung ini jadi, Kota Semarang dapat lebih siap dalam menerima lonjakan kunjungan wisatawan di momentum liburan tahun baru.

Pengguna jalan tidak terganggu lagi, karena tidak ada parkir di tepi jalan,” imbuhnya. Menurutnya, ini penting. Apalagi saat ini sedang ada upaya pengembangan sektor wisata di Kota Semarang. Seiring dengan itu, aktivitas perdagangan dan jasa juga akan meningkat.

Gedung parkir tersebut jadi satu dengan Kantor Dinas Kesehatan Kota Semarang. Kemudian tersambung ke Kawasan Oleh-oleh Pandanaran dengan Sky Bridge (JPO). Saat tinjauan, Hendi ingin memasikan, keamanan dan kenyamanan mobilitas kawasan tersebut.

”Kami bersama-sama berkeliling untuk merasakan, apakah yang dibangun sudah nyaman dan aman untuk masyarakat. Mulai dari ketika masyarakat nanti memarkirkan kendaraannya, menuju ke arah JPO yang disambungkan ke kawasan oleh-oleh Pandanaran, sampai bagaimana kenyamanan masyarakat saat melintasi JPO,” terang Hendi.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Tata Ruang Kota Semarang Irwansyah, mengatakan proyek ini yang bertujuan untuk dapat mengatasi kepadatan di kawasan Pandanaran.

Semaksimal mungkin dirancang agar tetap memberikan kemudahan mobilitas masyarakat. Salah satunya dalam pembangunan JPO yang menyambungkan gedung parkir Pandanaran dan kawasan oleh – oleh. JPO itu dilengkapi lift untuk memudahkan mobilitas masyarakat.

Gedung parkir yang menjadi satu dengan kantor Dinas Kesehatan Kota Semarang juga disediakan tiga lift, ”Diupayakan masyarakat tidak terhambat menuju kawasan oleh-oleh dari tempat memarkirkan kendaraannya,” tambahnya. (K18-42)


Berita Terkait
Loading...
Komentar