PENDIDIKAN

Metode Pliometrik Perkuat Konsentrasi Otak

SEMARANG - Metode pliometrik diyakini bisa mendorong kecerdasan otak manusia. Sebab, melalui latihan fisik semacam ini otot menjadi bugar, sehingga berpengaruh pada tingkat konsentrasi. ‘’Pliometrik adalah metode peregangan otot dengan cara melompat-lompat naik turun.

Mahasiswa kami tertarik mengambil penelitian ini karena efeknya yang memengaruhi kesehatan, terutama juga peningkatan daya konsentrasi, sehingga otak makin cerdas,’’ kata Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Undip, dr Ainun Rahmasari Gumay MSi Med, kemarin.

Dia selama beberapa waktu membimbing mahasiswa meneliti tentang dampak metode pliometri di kalangan anak dan remaja. Hasilnya positif, mereka yang lebih banyak melakukan gerakan aktif sesuai kaidah pliometri menunjukkan kemampuan belajar yang lebih baik.

Riset ini melibatkan mahasiswa FK Undip Mahardhika Budaya Sutan Ilham, M Mifaiduddin, serta Bagaskara Yogatama. Mahasiswa terjun langsung menempuh tahap pengumpulan data, observasi, dan sampai pada tahap kesimpulan olahraga semacam ini besar manfaatnya.

Publikasi Jurnal

Mahardika menjelaskan, pliometrik adalah jenis olahraga dengan gerakan melompat atau bergerak aktif. Olahraga ini juga bisa dilakukan tanpa atau dengan alat bantu.

Ada pula yang diikuti pemanfaatan alat sejenis kotak besar untuk melompat naik turun. Aktivitas tersebut membuat tubuh banyak bertumpu pada kekuatan kaki. Pada akhirnya otot-otot tubuh bugar, sehingga membuat daya konsentrasi meningkat.

Mahardika menambahkan, penelitian yang kemudian dituangkan dalam karya tulis ini juga telah diterbitkan ke dalam jurnal ilmiah dengan judul “Plyometricks Trainers Terbukti Meningkatkan Fungsi Kognitif’’. Aktivitas positif ini seyogyanya dimasukkan pada kurikulum pendidikan.

Dengan demikian, ke depan banyak peserta didik menerima manfaat ketika tubuh dalam kondisi sehat dan bugar. ‘’Selain dari sisi kesehatan menjadi semakin baik, melakukan latihan pliometrik akan meningkatkan kecerdasan murid-murid.

Otak akan lebih berkonsentrasi menerima proses transfer ilmu dan pengetahuan,’’katanya. Penelitian ini juga membawa mahasiswa FK Undip ke ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 2019, yang akan diselenggarakan di Bali. (H41-27)