Masyarakat Berperan Memajukan Destinasi Wisata

KEMAJUAN pariwisata di sebuah daerah atau kota, tidak hanya dipengaruhi oleh destinasi wisata yang menarik, melainkan juga peran pemerintah di dalamnya. Pelibatan masyarakat juga menjadi salah satu faktor penting dalam memajukan kegiatan tersebut.

Langkah itulah yang perlu dilakukan Pemerintah Kota Semarang, di kawasan Kota Lama. Kawasan ini digadang-gadang menjadi destinasi wisata, sekaligus ikon Kota Lunpia ini. ‘’Kemajuan pariwisata tidak hanya mengandalkan destiniasi wisata dan penggelolanya, tetapi butuh keterlibatan masyarakat,’’ ungkap anggota Badan Penggelola Kawasan Kota Lama (BP2KL) Semarang, Nik Sutiyani, saat FGD Kementerian Pariwisata, tentang pengembangan Kota Lama Semarang dan pendukung sertifikasi sebagai world heritage, di Star Hotel, kemarin.

Dengan pelibatan tersebut, akan tumbuh rasa memiliki pada masyarakat. Mereka dengan senang hati akan ikut merawat, hingga lokasi wisata tersebut menjadi aman dan nyaman untuk dikunjungi. ‘’Ini juga bisa menimbulkan rasa memiliki dari para pemangku kepentingan,’’ ujarnya.

Dinas Pariwisata Kota Semarang, juga perlu membuat rencana induk pariwasata, agar destinasi seperti di Kota Lama, dapat mensejahterakan masyarakat. ‘’Penting dilakukan untuk membuat suatu rencana pariwisata yang dapat menyejahterakan masyarakat,’’ jelasnya.

Dikembalikan

Adapun untuk pengelolaan kawasan Kota Lama, harus dikembalikan pada visi pariwisata kawasan heritage. Di antaranya dengan menyajikan wisata yang terkelola dan terkontrol, sehingga nilai penting dan kondisi bangunannya tetap terjaga. Kota lama juga dapat menjadi pilihan wisata edukatif, menghibur, sekaligus memberikan kesejahteraan kepada masyarakat sekitar, sehingga dapat memberikan kebanggaan bagi warga Semarang. ‘’Tiga visi pariwisata Kota Lama itu harus terus melekat supaya semuanya berjalan sesuai dengan yang diharapkan,’’ jelasnya. Terpisah, Tjahjono Raharjo, salah satu pemerhati kawasan Kota Lama mengatakan, kawasan Kota Lama dijadikan tujuan wisata untuk menarik para wisatawan untuk berkunjung ke Semarang oleh Pemerintah Kota Semarang perlu diapresiasi. Namun di sisi lain, pemerintah juga harus tetap menonjolkan sejarah yang ada di kawasan tersebut.

Baik bangunannya atau peninggalan lainnya. ”Jangan hanya menonjolkan keindahan saja yang nantinya hanya sekedar untuk selfi-selfi pengunjung. Tapi juga memberikan pengetahuan tentang sejarah yang tergandung di dalamnya pada para pengunjung,” jelasnya.

Kalau itu bisa berjalan beriringan, lanjut dia, kawasan Kota Lama tidak hanya akan menjadi destinasi wisata yang indah tapi juga banyak pengetahuan sejarah yang bisa di dapat. Hal tersebut tentu saja akan menjadi daya tarik lebih hingga para wisatawan berbondong-bondong untuk datang ke sana.(Erry Budi Prasetyo, Eko Fataep-42)


Berita Terkait
Loading...
Komentar