Yulianto Sudrajat: KPU Siap Laksanakan Pilkada Serentak 2020

Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak kembali akan diselenggarakan di Jawa Tengah. Total ada 21 kabupaten/kota akan menyelenggarakan pilkada. Meski pelaksanaan tahun depan, persiapan telah dimulai.

Apa langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah menyambut pesta demokrasi itu? Berikut perbincangan wartawan Suara Merdeka Hanung Soekendro dengan Ketua KPU Jateng Yulianto Sudrajat MIKom.

Kapan pilkada serentak 2020 dilaksanakan dan kabupaten/kota mana saja?

Pelaksana pemungutan suara akan dilakukan pada 23 September 2020. Di Jawa Tengah ada 21 kepala daerah dan wakil kepala daerah akan habis masa jabatan sehingga wilayah tersebut menyelenggarakan pilkada serentak. Ada 17 kabupaten dan empat kota, yakni Kabupaten Blora, Boyolali, Demak, Grobogan, Kebumen, Kendal, Klaten, Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Purworejo, Rembang, Semarang, Sragen, Sukoharjo, Wonogiri, Wonosobo, serta Kota Magelang, Pekalongan, Semarang, dan Surakarta.

Pelaksanaan masih lebih dari setahun. Apa persiapan apa yang dilakukan KPU saat ini?

Memang masih cukup lama. Namun perlu dipahami, sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Menjadi Undangundang ada dua tahapan yang dilakukan KPU. Pertama, tahap persiapan. Kedua, tahap pelaksanaan. Nah, tahap persiapan itu tak kalah penting untuk menyukseskan pelaksanaan.

Saat ini kami sudah mulai melakukan persiapan. Seperti pembahasan anggaran yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan pilkada tersebut. Anggaran bersumber dari APBD pemerintah daerah di 21 kabupaten/ kota tersebut. Selasa hingga Rabu (30-31 Juli 2019), KPU dari 21 kabupaten/kota telah kami ajak berkoordinasi berkaitan dengan pencermatan anggaran. Semacam bedah anggaran.

Berapa besarannya, item apa saja yang diajukan ke pemerintah daerah, berapa kemampuan anggaran dari pemerintah daerah. Saat ini pembicaraan soal anggaran masih di tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Kalau nominal usulan kan berßbeda- beda, bervariasi, disesuaikan dengan kebutuhan daerah masingmasing.

Kapan akan pemerintah daerah memutuskan anggaran itu?

Karena, bukankah tahapan persiapan harus segera dikebut? Ini pembahasan dan 1 Oktober 2019 nanti diharapkan seluruh daerah sudah melakukan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD). Penandatangan antara KPU dan pemerintah daerah masing-masing.

Selain soal persiapan anggaran, apa saja yang lain?

Masih banyak persiapan lain yang mesti kami lakukan. Mulai dari perencanaan penyelenggaraan (penetapan kegiatan dan jadwal tahapan pelaksanaan Pemilihan) sampai penyusunan peraturan penyelenggaraan pemilihan. Saat ini, tahapan yang kami laksanakan masih sesuai dengan draf PKPU karena masih dilakukan pembahasan oleh KPU pusat.

Draf itu dijadikan reng-rengan lebih dulu. Setelah itu ada tahapan penyerahan DP4, penyusunan daftar pemilih, penyusunan daftar pemilih sementara (DPS), penyusunan daftar pemilih tetap (DPT), penyusunan daftar pemilih pindahan, penyusunan daftar pemilih tambahan.

Juga pengadaan dan pendistribusian perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara. Masih ada juga kelak kegiatan peluncuran penyelenggaraan pemilihan, program peningkatan partisipasi masyarakat, sosialisasi tahapan, dan persyaratan calon perseorangan. Kelak kami juga akan melakukan sosialisasi dan bimbingan teknis pada badan ad hoc seperti PPK dan PPS.

Bagaimana dengan tahapan pelaksanaan?

Tahapan penyelenggaraan akan didahului dengan pencalonan, yakni pendaftaran bakal calon bupati dan wali kota, pendaftaran calon bupati dan wali kota, penelitian persyaratan calon bupati dan wali kota dan penetapan calon bupati dan wali kota. Dilanjutkan tahapan kampanye, yakni pelaksanaan dan penyerahan alat peraga kampanye (APK) kepada tim kampanye.

Selanjutnya tahapan pemungutan suara dan penghitungan suara. Usai rekapitulasi, jika ada sengketa diberi waktu untuk mengajukan gugatan. Jika tak ada gugatan, calon terpilih akan ditetapkan dan diusulkan pengesahan serta pengangkatannya.

Apakah dari tahapan itu sudah ada jadwal pelaksanaan agar partai polilitik dan bakal calon bisa mempersiapkan diri?

Ini sekali lagi masih sesuai dengan draf ya, Yulianto Sudrajat: KPU Siap Laksanakan Pilkada Serentak 2020 Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak kembali akan diselenggarakan di Jawa Tengah. Total ada 21 kabupaten/kota akan menyelenggarakan pilkada. Meski pelaksanaan tahun depan, persiapan telah dimulai.

Apa langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah menyambut pesta demokrasi itu? Berikut perbincangan wartawan Suara Merdeka Hanung Soekendro dengan Ketua KPU Jateng Yulianto Sudrajat MIKom. karena kepastian tahapan program dan jadwal menunggu PKPU oleh KPU Republik Indonesia. Rancangan tahapan pemilihan yang dirilis dalam uji publik PKPU Pilkada 2020 oleh KPU, Senin, 24 Juni 2019 sebagai berikut. Pada 1 Oktober 2019 adalah penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD).

Penandatanganan itu berfungsi untuk memastikan ketersediaan anggaran pilkada dari pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota. Pada 1 November-22 September 2020 tahapan sosialisasi dan bimbingan teknis kepada KPU Daerah. Tanggal 31 Januari- 1 Maret 2020 tahapan pembentukan panitia pemungutan suara kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), dan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

Pada 31 Januari 2020 tahapan pendaftaran pemantau pilkada. Lalu, 26-30 Maret 2020 tahapan penyerahan syarat dukungan pasangan calon. Pada 27 Maret-17 Juli 2020 tahapan pemutakhiran data dan daftar pemilih pilkada. Tanggal 28-30 April 2020 masa pendaftaran pasangan calon pilkada melalui KPU daerah. Tanggal 13 Juni 2020 penetapan pasangan calon.

Tentu setelah melakukan verifikasi, KPU akan mengumumkan penetapan pasangan calon kepala daerah. Pada 16 Juni-19 September 2020 dilakukan kampanye dan debat publik pilkada 2020. Tanggal 23 September 2020 tahapan pemungutan dan penghitungan suara di TPS. Tanggal 29 September-1 Oktober 2020 tahap rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten/kota.

Bagaimana dengan evaluasi pemililihan umum serentak 2019 di Jawa Tengah? Adakah yang akan menjadi perhatian serius untuk menyambut pilkada serentak 2020?

Secara umum Pemilu 2019 berjalan lancar. Semua dilaksanakan sesuai dengan regulasi. Pelaksanaan Pemilu 2019 yang terbilang rumit dan berat akan memudahkan KPU dan jajaran dalam pelaksanaan pilkada 2020. Lantaran pilkada dengan satu surat suara jelas lebih mudah daripada pemilu serentak 2019.

Namun kami akan menguatkan dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di KPU kabupaten/kota dan jajarannya, yakni PPK dan PPS, melalui bimbingan teknis. Hal lain yang juga kami perhatikan adalah mempersiapkan pengadaan logistik pemilihan agar lebih tepat waktu dan jenis. (28)


Berita Terkait
Tirto.ID
Loading...
Komentar