INFRASTRUKTUR

Warga Tunggu Pencairan Ganti Rugi

SEMARANG - Warga yang terdampak pembangunan Tol Batang-Semarang II berharap pencairan uang ganti kerugian bisa cair sebelum 17 Agustus mendatang. Pencairan tersebut sebagai kado kemerdekaan bagi rakyat yang mendukung pembangunan tol Trans Jawa.

Hal itu disampaikan Raden Irwan Darsono, perwakilan warga RT 05 RW 12 Perumahan Honggowongso Asri, Kelurahan Ngaliyan, Kecamatan Ngaliyan, Semarang seusai menemui Manajer Keuangan PT Jasa Marga ruas Semarang-Batang (JSB), Tunjung Nugroho di kantor PTJSB, Selasa (13/8).

”Sesuai hasil pertemuan dengan Manajer Pengendalian Lahan PT Jasa Marga ruas Semarang- Batang (JSB), Hadi Susanto dengan perwakilan warga dari Semarang, Batang dan Kendal yang terdampak proyek tol beberapa waktu lalu, warga berharap uang ganti rugi bisa cair sebelum 17 Agustus,” kata Irwan. Manajer Keuangan PT JSB Tunjung Nugroho mengatakan, pencairan uang ganti rugi masih menunggu proses dari bank.

Nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terbaru antara Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) dengan pihak Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) 2019 yang dijadikan sebagai payung hukum pencairan dana talangan sudah diterima pihaknya dan telah diajukan ke bank untuk mendapatkan uang pinjaman. ”Kami masih menunggu proses dari bank untuk pencairannya.

Paling lambat, Jumat (16/8) kami akan beritahukan hasilnya,” kata Tunjung. Diungkapkan, seluruh dokumen yang diberikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) wilayah Semarang untuk keperluan pencairan dana ganti rugi sudah lengkap dan telah diajukan ke bank. Adapun untuk wilyah Batang dan Kendal masih ada beberapa berkas yang perlu dilengkapi.

Manajer Pengendalian Lahan PT JSB Hadi Susanto menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan PPK wilayah Semarang, Kendal, dan Batang untuk percepatan mekanisme pencairan Surat Perintah Pembayaran (SPP) 2019 pada 5 Agustus lalu. ”Dokumen untuk wilayah Semarang sudah lengkap dan telah diajukan ke bagian keuangan.

Untuk wilayah Batang dan Kendal masih menunggu kelengkapan berkas,” kata Hadi Susanto. Untuk mempercepat proses pencairan ganti rugi, sebelumnya Ia juga melakukan upaya jemput bola dengan mengambil sendiri dokumen MoU yang telah ditandatangani oleh Direktur Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) di Jakarta pada 2 Agustus lalu.

”Tinggal satu langkah lagi, pencairan bisa dilakukan. Kami masih menunggu proses dari bank,” katanya. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Batang- Semarang II Sudiono saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah menyerahkan seluruh berkas yang diminta oleh PT JSB.

”Untuk wilayah Semarang sudah lengkap dan tidak ada masalah. Kami juga sudah mengajukan SPP ke PT JSB dan menginformasikan bank mana yang nantinya dipakai untuk proses pencairan ganti rugi ke warga. Paling lambat, pekan depan diharapkan sudah bisa cair,” jelasnya. (J12-64)


Berita Terkait
Loading...
Komentar