Presiden Arahkan Pameran di Luar Negeri Terintegrasi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta sejumlah pameran yang diselenggarakan oleh pemerintah atau swasta di luar negeri dapat terintegrasi untuk meningkatkan citra baik bangsa.

”Saya minta agar semua pameran, semua expo di luar negeri untuk marketing perdagangan, investasi, dan pariwisata betul-betul terintegrasi, terkonsolidasi antara pemerintah dan swasta bisa beriringan,” kata Presiden Jokowi dalam sambutan pembukaan rapat terbatas bertopik ”Persiapan Dubai Expo 2020” di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (13/8).

Menurut Jokowi, masing-masing kementerian atau lembaga memiliki anggaran sendiri untuk pameran. Dia menjelaskan jika anggaran untuk pameran itu digabung maka akan berjumlah besar. ”Kita ingin membangun sebuah image, persepsi.

Jangan sampai kita jalan sendiri-sendiri. Kalau setiap kementerian berjalan sendiri-sendiri, jadinya kalau pameran hanya satu stan atau dua stan,” kata Jokowi.

Dia berpesan Indonesia harus dapat menampilkan kesan yang baik dalam ”World Expo 2020 Dubai” mendatang untuk menarik mitra kerja sama. ”Saya ingin mengingatkan bahwa dalam penyelenggaraan expo kita harus berubah.

Persiapan harus matang, harus detail. Desain venue, lokasi, paviliun betul-betul harus menampilkan wajah Indonesia sebagai sebuah negara besar,” tegas Presiden.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag), Arlinda di Jakarta, Kamis (1/8/) menjelaskan, ”World Expo 2020 Dubai” di Uni Emirat Arab diproyeksikan akan dihadiri oleh 25 juta orang selama digelar pada 20 Oktober 2020 hingga 10 April 2021.

Futuristik

Selain itu, Jokowi mengarahkan Paviliun Indonesia dalam ”World Expo Dubai 2020” harus futuristik sekaligus menonjolkan budaya bangsa. ”Ada beberapa hal diarahkan Presiden dan Wakil Presiden, memberikan gambaran mengenai Indonesia kini dan mendatang.

Jadi harus lebih futuristik, tanpa kita meninggalkan budaya dan kekayaan budaya kita, tapi harus dilihat di dalam perspektif itu,” kata Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita dalam jumpa pers seusai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi. Enggartiasto mengungkapkan, Presiden Jokowi juga mengingatkan kegiatan promosi diarahkan kepada calon mitra dari luar negeri.

Selain sektor perdagangan, Jokowi meminta promosi gencar juga dilakukan di sektor pariwisata dan potensi investasi. Untuk pameran itu, pemerintah juga akan mengikutsertakan pengusaha-pengusaha swasta seperti perusahaan otomotif Astra.

Selain itu, paviliun juga akan menampilkan perkembangan industri minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) Indonesia. ”Kalau kita berbicara tentang CPO, tetapi kita di situ juga memberikan gambaran mengenai kondisi hutan yang sudah dihijaukan kembali,” jelas Enggartiasto. (sb,ant-46)


Loading...
Komentar