Marching Band Domsav Siap Tampil di Istana Negara Jakarta

SM/dok : KONSER PAMIT: Marching Band SMP PL Domenico Savio (MBDS) tampil dalam konser pamit di halaman kampus Jalan Dr Soetomo, Semarang, Sabtu (10/8).(24)
SM/dok : KONSER PAMIT: Marching Band SMP PL Domenico Savio (MBDS) tampil dalam konser pamit di halaman kampus Jalan Dr Soetomo, Semarang, Sabtu (10/8).(24)

SEMARANG - Marching Band SMP PL Domenico Savio (MBDS) Semarang siap tampil dalam upacara peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI di Istana Negara Jakarta, Sabtu (17/8) mendatang. MBDS diberi kesempatan tampil di Istana Negara setelah berhasil meraih Juara Umum Piala Presiden dalam dalam kejuaraan nasional Grand Prix Junior Band (GPJB) XVII Tahun 2018. Menjelang keberangkatan, para pemain MBDS mengadakan konser pamit di halaman SMPPLDomenico Savio, Jalan Dr Soetomo, Sabtu (10/8).

Hadir menyaksikan konser, perwakilan Pemerintah Kota Semarang, Pengurus Yayasan Pangudi Luhur, dan keluarga besar SMPPLDomenico Savio. Konser ini dimaksudkan untuk memohon doa restu kepada keluarga besar SMP PL Domenico Savio dan masyarakat. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Gunawan Saptogiri memberi ucapan selamat dan apresiasi kepada MBDS. ''Hal tersebut sungguh luar biasa karena tidak semua orang bisa tampil di acara resmi kenegaraan di Istana Negara,'' katanya.

Ditambahkan, SMP PL Domenico Savio Semarang dengan tim MBDS-nya telah membuktikan pendidikan tidak hanya semata-mata menjadikan siswa menjadi pintar dan berkarakter tetapi juga menumbuhkan potensi dari masing-masing siswa itu sendiri. Wali Kota juga berpesan agar MBDS harus mampu menjaga nama pribadi, orang tua, sekolah, dan Kota Semarang untuk mengemban tugas negara menampilkan yang terbaik untuk Bangsa Indonesia. Sementara itu Kepala Sekolah SMP PL Domenico Savio Martinus Sariya Giri mengatakan kepercayaan yang diberikan pemerintah harus dijawab dengan rasa syukur dan tanggung jawab dengan memberikan penampilan yang terbaik. ''Saya sangat bangga kepada marching band ini,'' kata Bruder.

Kebanggaan itu, tambahnya, karena tidak hanya menjadikan mereka sekadar menjadi pemain musik yang bagus tetapi lebih karena mereka orang yang terbentuk karakternya karena bergabung dengan MBDS. Mereka ditempa dalam periode waktu yang panjang karena bisa membangun kebersamaan, membongkar egoisme, solidaritas, kerja sama, dan interaksi sosial. ''Sementara tugas utama mereka dalam menuntut ilmu sebagai pelajar tetap menjadi prioritas utama," jelasnya. Sedangkan Guru Pembina Kegiatan Marching Band Domenco Savio (MBDS) Ali Wahyudi mengatakan anak-anak MBDS memiliki tantangan dalam hal memadukan fisik dengan talenta bermusik secara bersama, bermain display, dengan gerakan-gerakan yang dinamis sambil memainkan alat musik.

Untuk menghasilkan penampilan yang menarik dan indah butuh waktu dan latihan yang panjang. Kegiatan MBDS ini juga didukung penuh para stakeholders yakni anak-anak MBDS, pihak sekolah, pelatih, alumni, dan paguyuban orang tua yang berperan aktif selama persiapan, latihan, hingga saat berlaga. Semuanya saling mendukung dan bekerja sama untuk menghasilkan prestasi terbaik bagi MBDS.(B14-56)


Berita Terkait
Loading...
Komentar