Destry Jadi Deputi Gubernur Senior

JAKARTA - Destry Damayanti telah disepakati menjadi Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI) pengganti Mirza Adityaswara. Pemilihan DGS BI diputuskan dalam rapat Komisi XI DPR RI, Kamis (11/7) sore.

Destry sebagai calon tunggal DGS BI. Rangkaian pemilihan sudah dijalankan mulai dari fit and proper test sampai rapat dengar pendapat (RDP) dengan lembaga terkait seperti Badan Intelejen Nasional (BIN), Perhimpunan Bank Swasta Nasional (Perbanas) dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) hingga Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Wakil Ketua Komisi XI DPR dari Fraksi PAN, Achmad Hafisz Thohir menjelaskan, pemilihan DGS BI ini tidak hanya melihat kemampuan akademik sampai keuangan. ”Nantinya kan akan jadi posisi nomor dua BI, secara undangundang (UU) BI punya independensi jadi kita perlu meminta masukkan dari PPATK,” kata Hafizs.

Dia mengungkapkan, dari rapat yang digelar secara garis besar Komisi XI tidak menemukan sesuatu yang negatif terkait Destry. ”Dari masukan, track record baik dari sisi transaksi keuangan dan juga rekening dalam keadaan baik, tidak ada yang dianggap tak bisa dipertanggungjawabkan. Kemudian selama dia berkarier di pemerintahan juga baik dari sisi pemakaian keuangan,” jelas dia.

Ketua Komisi XI, Melchias Marcus Mekeng menambahkan, ada beberapa pesan dan harapan untuk Destry. Dia mengharapkan Destry bisa turut membantu untuk mendorong perekonomian di dalam negeri. Menurut dia, saat Ini Indonesia membutuhkan investasi dari luar negeri. ”Saat ini BI memiliki peranan besar untuk memperdalam produk keuangan, surat berharga hingga milik korporasi,” kata Mekeng.

Menurut dia, hal itu bisa dilakukan BI sebagai market maker. Sehingga orang-orang mau memasukkan uang ke Indonesia dalam bentuk foreign direct investment (FDI) atau portofolio investasi. Destry Damayanti merupakan lulusan Ilmu Ekonomi, Konsentrasi Uang dan Bank di Universitas Indonesia pada 1989. Kemudian dia melanjutkan jenjang pendidikan Master of Science, Field of Regional Science Cornell University, New York, Amerika Serikat, dan selesai pada 1992. Saat ini dia masih menjabat sebagai anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 2015.

Tugas Destry di LPS adalah merumuskan dan menetapkan kebijakan dan melakukan pengawasan dalam rangka pelaksanaan tugas dan wewenang sebagaimana diatur dalam Undang- Undang LPS. (sb,dtc,ant-46)