Pasar Tradisional Penuh Keakraban

”Program Yuk, Blonjo ning Pasar Pedurungan”

BELANJA di pasar tradisional memiliki keunikan tersendiri dibandingkan di pasar modern. Salah satunya, suasana berbelanja di pasar tradisional memungkinkan keakraban antara pembeli dengan pedagang.

Percakapan sehari-hari tidak jarang terlontar penuh candaan, tawar-menawar harga pun sering mewarnai dalam setiap transaksi yang berlangsung dan varian jenis barang dagangan lebih beraneka ragam. ”Kami ingin agar masyarakat tetap senang dan merasa nyaman untuk terus berbelanja di pasar tradisional. Pasar Pedurungan termasuk salah satu pasar tradisional di Kota Semarang, dengan kondisi relatif telah tertata rapi dan fasilitas baik,” ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto ditemui di sela-sela kegiatan ”Yuk, Blonjo Ning Pasar!”, di Pasar Pedurungan, Jumat (26/4).

Kegiatan tersebut digelar bekerja sama dengan Suara Merdeka Network (SMN). Ia menambahkan, dalam waktu dekat ini akan ada bantuan 150 ton bawang putih yang akan diedarkan ke berbagai pasar tradisional di Kota Semarang.

Bantuan tersebut dimaksudkan untuk menurunkan harga bawang putih yang masih tergolong tinggi. Harga bawang putih dalam beberapa pekan ini menembus harga Rp 45 ribu/kilogramnya. ”Diharapkan, bawang putih diharapkan berkisar Rp 20 ribu-Rp 30 ribu per kg.

Kami hanya ingin memastikan ketersediaan stok dan harga sembako jelang puasa dalam kondisi aman. Kami masih akan rutin menggalakkan operasi pasar untuk menjaga agar kestabilan stok dan harga sembako tetap berlangsung dengan baik,” imbuh dia.

Ekonomi Kerakyatan

Manajer Marcomm SM Network, Agung Mumpuni mengatakan, jalinan kerja sama ini diharapkan dapat terus berlangsung dan berlanjut dengan baik.

Dia juga menyatakan, keterlibatan SMN dalam sosialisasi berbelanja di pasar tradisional merupakan kesempatan yang baik dalam mengangkat ekonomi kerakyatan. Apalagi melalui revitalisasi berbagai pasar, saat ini kondisi, fasilitas, dan penataan di pasar tradisional sudah lebih bagus dibandingkan sebelumsebelumnya. ”Kami siap untuk membuat eventeventlain yang masih berkaitan dengan program pasar, seperti Garebek Pasar.

Dalam rangka meramaikan suasana dan mengajak masyarakat agar tetap berbelanja di pasar tradisional,” ujar dia. (Muhammad Arif Prayoga-48)


Berita Terkait
Loading...
Komentar