Hasil Harus Tunggu KPU

SM/Irfan Salafudin - PANTAU SITUASI :Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono (kanan) dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi (kedua dari kiri) berkoordinasi dengan Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi (kiri), saat memantau situasi wilayah di Kecamatan Kebakkramat, Kamis (18/4). (21)
SM/Irfan Salafudin - PANTAU SITUASI :Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono (kanan) dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi (kedua dari kiri) berkoordinasi dengan Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi (kiri), saat memantau situasi wilayah di Kecamatan Kebakkramat, Kamis (18/4). (21)

KARANGANYAR -Masyarakat diimbau untuk tenang dan tidak terprovokasi, dalam menyikapi hasil pemilu presiden (pilpres) versi hitung cepat. Semua pihak diminta tidak larut dalam eforia, sebelum ada hasil penghitungan suara resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal itu disampaikan Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, saat diwawancara di sela memantau pengamanan kotak suara di Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kebakkramat di Balai Desa Kemiri, Kamis (18/4). Kapolda berkunjung bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, dalam rangka memantau situasi wilayah pascapemilu di Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi dan Dandim 0727/- Karanganyar Letkol (Inf) Andi Amin Latama ikut menyambut kedatangan dua petinggi wilayah di Jateng tersebut. "Semua pihak harus menahan diri, sembari menunggu hasil penghitungan suara resmi dari KPU.

Siapapun pemenangnya nanti, tetap jalin persatuan dan kesatuan. Tetap guyub rukun, menjaga ketentraman," katanya. Masyarakat juga diimbau tidak terpancing informasi-informasi palsu, yang menyebutkan akan ada kerusuhan pascapemilu di beberapa wilayah.

"Jika ada berita bernada provokasi, adu domba, mohon diklarifikasi dulu kebenarannya. Unit cyber crime kami juga terus berpatroli, untuk mengantisipasi beredarnya informasi palsu ke masyarakat," tandasnya.

Status Siaga

Kapolda mengatakan, seluruh kekuatan TNI dan Polri saat ini masih berstatus siaga satu. "Kekuatan di lapangan masih siaga satu. Artinya, kami all out, untuk menjaga keamanan dan ketertiban pascapemilu, sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu," tuturnya. Mengenai situasi kamtibmas secara umum di Jateng, baik sebelum, saat maupun setelah pemilu, menurut Kapolda aman dan kondusif.

Tidak ada kejadian menonjol, yang mengganggu stabilitas keamanan. Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi menambahkan, masyarakat sudah dewasa dalam berdemokrasi, Sehingga bisa menjaga situasi tetap aman dan tertib, meskipun berbeda pilihan dalam pemilu. "Kami imbau seluruh masyarakat, untuk tetap menjaga persatuan kesatuan.

Di pilpres kemarin, ada paslon 01, ada 02. Jika keduanya ditambah, menjadi 03. Sila ketiga Pancasila adalah Persatuan Indonesia. Nah, itu yang harus dijaga. Persatuan Indonesia," tandasnya. Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, situasi wilayah Karanganyar aman dan kondusif selama proses pemilu berlangsung.

"Seperti tidak terjadi apa-apa. Biasa saja. Semua sudah normal kembali. Harapan bahwa pemilu berjalan lancar dan damai, sudah terealisasi. Masyarakat juga sudah kembali beraktivitas seperti biasa," tandasnya. (H44- 21)


Berita Terkait
Loading...
Komentar