• KANAL BERITA

Bupati Kecewa Ratusan E-KTP Tak Dibagikan

SM/ Dok - MENGECEK: Bupati Tegal Umi Azizah mengecek Rumah Paten Kecamatan Bumijawa saat hari pencoblosan Pemilu 2019, Rabu (17/4). (50)
SM/ Dok - MENGECEK: Bupati Tegal Umi Azizah mengecek Rumah Paten Kecamatan Bumijawa saat hari pencoblosan Pemilu 2019, Rabu (17/4). (50)

BUMIJAWA- Bupati Tegal, Umi Azizah kecewa melihat tumpukan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) yang belum dibagikan pada saat hari pencoblosan Pemilu 2019 di Rumah Paten Bumijawa, Rabu (17/4).

Jumlah tumpukan kartu E-KTPitu mencapai sekitar 200 keping. ”Kenapa ini belum dibagikan, mestinya sudah dibagikan sebelum Pemilu,” kata Umi kecewa saat sidak Rumah Paten Kecamatan Bumijawa seusai mencoblos.

Tumpukan E-KTP itu dibiarkan begitu saja oleh petugas Rumah Paten dan pihak kecamatan. Bupati sempat membuka tumpukan itu satu persatu. Di situ tertulis Desa Bumijawa, Sumbaga, Sigedong, Batumirah, Sokatengah, Traju, Dukuhbenda, Muncanglarang, Sokasari, Guci, Cempaka, Jejeg, Pagerkasih, Carul, dan Gunung Agung.

Jumlahnya lebih dari 200 keping. KTP sudah tercetak sejak 5 April. Saat melihat itu, Bupati sangat kecewa. Bupati meminta kepada Camat untuk segera mendistribusikan kartu kependudukan itu.

”Kenapa tidak diserahkan ke desa saja. Biar lebih praktis,” ujar Umi. Setelah monitoring di Bumijawa, orang nomor satu di Kabupaten Tegal ini melanjutkan ke Rumah Paten Kecamatan Lebaksiu.

Bupati kembali menemukan tumpukan E-KTP yang belum dibagikan. Jumlahnya sekitar 100 keping. Bupati mengaku sangat kecewa dengan kinerja Rumah Paten dan petugas kecamatan tersebut.

Mestinya, E-KTP itu sudah dibagikan sejak awal April. Tapi hingga kini, E-KTP masih menumpuk. Di atas tumpukan itu tertulis Desa Lebaksiu Kidul, Lebaksiu Lor, Kesuben, Kajen, Tegal Kubur, Kambangan, dan Desa Yamansari. ”Jangan menunggu pemiliknya ke sini, pihak kecamatan harus jemput bola. Ini harus secepatnya dibagikan,” tandasnya. (H64-50)