PERDAGANGAN

Disperindag Jateng Dorong Peningkatan Konsumen Cerdas

SEMARANG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) terus melakukan edukasi ke masyarakat agar menyadari hak-haknya sebagai konsumen. Hal itu agar konsumen tahu hak-haknya, dan mejadikan konsumen itu cerdas.

Kepala Disperindag Provinsi Jateng, Arif Sambodo mengatakan, dengan tingginya tingkat kesadaran konsumen akhirnya akan menuntut produsen untuk menyediakan produk dan jasa sesuai standar mutu yang sudah ditetapkan atau standar nasional Indonesia (SNI).

”Kami terus melakukan edukasi agar konsumen semakin cerdas yang nantinya akan berkaitan dengan peningkatan daya saing produk maupun jasa,” papar Arif di kantor Disperindag Jateng, Semarang, Jumat (19/4).

Dia menambahkan, pihaknya juga mengajak konsumen untuk menjadi agen perubahan dalam posisinya sebagai subjek penentu kegiatan ekonomi Indonesia. Diharapkan, pelaku usaha terdorong memproduksi dan memperdagangkan barang atau jasa yang berkualitas dan berdaya saing di era globalisasi.

”Kalau tingkat kesadaran konsumen rendah produsen akan seenaknya dalam memproduksi barang sehingga daya saing akan rendah juga,” lanjut Arif. Dia mengungkapkan, untuk tingkat indek kesadaran konsumen (IKK) secara nasional masih rendah yakni 25%-30%.

Di Jateng diperkirakan persentasenya tidak lebih dari angka tersebut. Pemerintah mendorong untuk terus meningkatkan indek IKK sampai di angka 45%.

”Karena itu, terus dilakukan sosialisasi agar konsumen mengetahui saluran dalam melakukan pengaduan,” katanya. Sementara itu, menyambut kegiatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2019, di Jateng akan digelar berbagai acara.

Puncak kegiatan digelar pada 28 April 2019 di halaman kantor Disperindag Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang. Acara akan diisi dengan senam dan kirab bersama komunitas, persatuan hotel, swalayan serta permainan menarik. Adapun acara puncak Harkonas tingkat nasional sudah dilaksanakan pada 20 Maret 2019 di Lapangan Gasibu Bandung.

”Perlu kami informasikan juga bahwa Provinsi Jateng empat kali beturut-turut mendapatkan peringkat terbaik dari lima provinsi di Indonesia atas keberhasilan sebagai pemerintah daerah yang peduli terhadap perlindungan konsumen,” terang Arif. (G4-46)