Polisi Tangkap Pembunuh Jasmin

Dalam Tempo 7 Jam

SM/Urip Daryanto  -  0LAH TKP : Sejumlah petugas Satreskrim Polres Blora dibantu anggota Polsek Kedungtuban melakukan olah TKP di rumah korban Jasmin (34), di Dukuh Banyu Urip, Desa Nglandeyan RT 8 / Rw 4, Kecamatan Kedungtuban. (30)
SM/Urip Daryanto - 0LAH TKP : Sejumlah petugas Satreskrim Polres Blora dibantu anggota Polsek Kedungtuban melakukan olah TKP di rumah korban Jasmin (34), di Dukuh Banyu Urip, Desa Nglandeyan RT 8 / Rw 4, Kecamatan Kedungtuban. (30)

BLORA - Tim Macan Satreskrim Polres Blora kembali menunjukan ”taringnya”. Hanya butuh waktu sekitar tujuh jam berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap Jasmin (34), warga Dukuh Banyu Urip, Desa Nglandeyan RT 8/Rw 4, Kecamatan Kedungtuban.

”Kejadian tewasnya korban diketahui Kamis (18/4) pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Tim melakukan olah TKP hingga pukul 10.00 WIB.

Dan alhamdulilah sore menjelang Maghrib, pelakunya yang diduga tunggal sudah berhasil ditangkap,” tandas Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Heri Dwi Utomo, SH MH, kemarin.

Dijelaskan, pelaku atas nama Sukri (32), yang masih tetangga korban berhasil kami amankan di rumahnya. Saat dilakukan penangkapan, masih ada bercak darah di celana pendek yang dikenakan.

Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, kejadian pembunuhan terhadap korban Jasmin (34) sempat menggegerkan warga di sekitarnya Kamis (18/4) pagi sekitar pukul 04.30 WIB.

Dari hasil penyelidikan petugas, juga berdasarkan keterangan Tarsih istri korban, Rabu (17/4) malam sekitar pukul 18.30 WIB, korban bersama istrinya masih sempat pergi ke sawah, dan sekitar pukul 20.00 kembali ke rumahnya.

Pasangan suami istri bersama anaknya itu juga sempat nonton TV bersama di ruang tamu hingga pukul 23.30 WIB. Selanjutnya korban Jasmin menuju ke kamar tidur untuk tidur sendirian, sementara istri dan anaknya tidur di ruang tamu depan TV.

Berlumuran Darah

Kamis (18/4) pagi sekitar pukul 04.30 WIB, istri korban bangun tidur dan kaget melihat korban berlumuran darah. Sontak, Tarsih, istri korban langsung berteriak minta tolong, dan beberapa tetangganya langsung berdatangan.

Mereka yang sempat mengira korban muntah darah, langsung mengangkat korban dari kamar tidur ke ruang tamu. Hanya saja saat berada di ruang tamu, diketahui ternyata leher korban yang sudah dalam kondisi meninggal itu, terdapat luka akibat benda tajam.

Begitu mendapat laporan, sejumlah petugas Polsek kedungtuban bersama sejumlah anggota Satreskrim Polres Blora mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Kedungtuban, korban meninggal akibat luka terbuka sekitar 6x5 Cm dengan kedalaman 3 Cm pada leher sebelah kanan.

Saat olah TKP, satu persatu bukti dan jejak yang ada di rumah korban dikumpulkan dan diteliti, hingga akhirnya tidak membutuhkan waktu lama berhasil menangkap pelakunya, yang masih tetangga korban. (ud-30)


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar