CEN KONDHANG

Manfaatkan Lidah Mertua

SM/ dok
SM/ dok

MUDA dan mendunia, jargon Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi penyemangat mahasiswanya untuk belajar dan berkarya.

Tak hanya itu, mereka juga terpacu berprestasi di tingkat lokal, nasional bahkan internasional. Itu pulalah yang mendorong Hanna Nur Afifah Yogar, mahasiswi jurusan Internasional Program For Law and Sharia Fakultas Hukum.

Ia berangkat ke Amerika Serikat untuk melaksanakan short-term academic exchanges dari US Embassy & Consulates Indonesia di University of Hawai Honolulu, Hawai dalam program Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI).

”Untuk bisa berangkat ke sana, saya menghadapi 699 peserta lainya dari seluruh Indonesia.

Akhirnya terpilih 24 orang untuk mewakili Indonesia,” tutur Hanna yang ikut lolos. Selain harus cakap dalam berbahasa, untuk dapat lolos dalam tes juga perlu kreativitas dan pola pikir kritis.

Hanna mengangkat isu lingkungan tentang tanaman lidah mertua (sanseviera), yang menurut hasil penelitiannya tanaman tersebut 200 kali lebih efektif menyerap polusi udara serta radiasi.

Ia memberi judul penelitiannya #Planetaria yang artinya Plant the Sanseviera. Pada intinya ia mengungkapkan, tanaman lidah mertua yang sangat berguna tetapi kurang dimanfaatkan.

Padahal radiasi dari telepon cerdas dapat diserap dengan baik oleh tanaman tersebut. Selama menjalani YSEALI, Hanna fokus dalam isu lingkungan sehingga ia mempresentasikan penelitiannya yang sangat erat dengan lingkungan.

Programnya menganalisis perilaku manusia khususnya kebijakan pemerintah. Selama lima minggu ia berbagi dengan mahasiswa lainya khususnya dalam environtmental issue.

Penelitiannya sekaligus mencoba meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi tingkat polusi udara. Ia mencontohkan hal kecil selama 30 menit perjalanan dari rumah ke kampus, banyak menemui pembakaran sampah yang menurutnya mencemari lingkungan. (Agung PW-26)


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar