Prancis Desain Ulang Menara Notre-Dame

PARIS - Prancis akan mengundang para arsitek dari seluruh dunia untuk mendesain ulang Katedral Notre-Dame yang terbakar. Perdana Menteri Prancis Edouard Philippe kepada wartawan mengatakan, pihaknya berharap bisa membangun ”menara baru yang disesuaikan dengan teknik dan tantangan zaman kita”. Menara Katedral Notre-Dame hancur dalam kebakaran pada Senin (15/4) lalu.

Para pejabat mengatakan, seluruh bagian katedral nyaris hancur total. Namun sebagian besar bangunan bergaya Parisian itu masih bertahan. Dia menambahkan bahwa dia ingin pekerjaan itu selesai dalam lima tahun, meskipun para ahli memperingatkan bahwa rekonstruksinya dapat memakan waktu puluhan tahun. Di sisi lain Philippe mempertanyakan apakah menara karya arsitek Prancis Viollet-le- Duc itu akan dibangun kembali sesuai bentuk aslinya atau diubah menjadi menara baru. ”Kami akan membangun kembali Notre Dame bahkan lebih indah. Saya ingin itu selesai dalam lima tahun, kami bisa melakukannya,” kata Macron dalam pidato televisi dikutip Reuters, Selasa (16/4).

Macron mengatakan peristiwa bencana ini menjadikan masyarakat Prancis bersatu, dan membangun kebersamaan yang lebih baik. Macron menolak pernyataannya dikaitkan dengan sejumlah aksi rompi kuning yang belakangan dilakukan sejumlah warganya. ”Kita akan segera memulai proyek perbaikan ini,” tegas Macron. Seperti diberitakan sebelumnya, Katedral Notre Dame di Paris, dilanda kebakaran hebat pada Senin (15/4).

Aparat Prancis menyimpulkan kebakaran merupakan kecelakaan, bukan pembakaran yang disengaja. Pemerintah Kota Paris mengerahkan 400 petugas dan 18 unit truk pemadam kebakaran untuk menjinakkan si jago merah. (bbc-mn-44)