TPS Terbaik Dapat Hadiah

Pemilu di Kudus Adem Ayem

SM/Anton WH  -  USAI MENCOBLOS : Bupati Kudus HM Tamzil dan istri usai mencoblos TPS IV Desa Demakan, Kecamatan Kota, kemarin. (63)
SM/Anton WH - USAI MENCOBLOS : Bupati Kudus HM Tamzil dan istri usai mencoblos TPS IV Desa Demakan, Kecamatan Kota, kemarin. (63)

KUDUS - Penyelenggaraan Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif (Pilpres- Pileg) di wilayah Kabupaten Kudus, Rabu (17/4) secara umum berlangsung damai, lancar dan kondusif. Keberlangsungan pesta demokrasi yang aman menjadi harapan semua pihak, baik penyelenggara Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga perangkatnya Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa, pemerintah, hingga pertugas keamanan.

Hal lain yang menjadi pengharapan adalah, tingkat partisipasi warga dalam pemilu kali ini bisa lebih baik. Upaya mendongkrak partisipasi peserta pemilu untuk menggunakan hak suaranya, di antaranya dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Kalirejo Kecamatan Undaan Kudus.

Sebanyak 26 tempat pemungutan suara (TPS) di desa itu, diminta berlomba untuk yang terbaik. Sekretaris Desa Kalirejo Kecamatan Undaan, Faiq Maulana mengatakan, pihaknya meminta PPS menata TPS dengan menampilkan kreasi unik.

Pihaknya tidak berpikir siapa calon yang akan menang, namun yang terpenting bagaimana suasana TPS terlihat adem ayem alias nyaman, lancar, dan kondusif. Pihaknya juga memberi rangsangan hadiah bagi tiga TPS berpenampilan terbaik dan angka partisipasi pemilihnya paling besar.

Biayanya pun tidak mahal, hanya Rp 500 ribu untuk juara satu, Rp 300 ribu juara dua, dan juara tiga Rp 200 ribu. ìHanya dengan biaya Rp 1 juta, kami dapat menggerakkan warga untuk lebih baik dalam partisipasi pilpres dan pileg kali ini,”ujarnya.

Punokawan

Berdasar pantauan Suara Merdekadi lapangan, petugas TPS 22 Dukuh Babalan Desa Kalirejo menampilkan pakaian lengkap Punokawan Semar, Bagong, Gareng dan Petruk. Panitia dengan berkeliling desa mempromosikan diri dan meminta pemilih menadatangi TPS Punokawan untuk mendongkrak partisipasi dalam Pilpres dan Pileg 2019.

Selain konsep Punokawan, ada juga TPS yang menghias lokasi pemungutan dengan berbagai ornamen supaya terlihat lebih cantik. Ada juga yang berkonsep seperti mantenan dengan petugas TPS berpakaian khas Kudus.

Di Desa Kalirejo Undaan terdapat 26 TPS, tersebar di tiga Dukuh, yakni Ngemplak Lor, Babalan, dan Getas. Kasi Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Undaan, Rifai Nawawi mengapresiasi langkah Pemdes Kalirejo. Dengan konsep penataan TPS unik, angka partisipasi masyarakat dalam pemilu benar-benar meningkat.

”Ini kegiatan bagus,” tegasnya. Sebelumnya, Kapolres Kudus AKBP Saptono juga mendorong seluruh petugas Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar ikut membantu meningkatkan partisipasi publik dalam pilpres, disamping menciptakan suasana aman dan lancar agar Kudus tetap kondusif.

Pihaknya menjanjikan mereka mengkondisikan raihan angka partisipasi pemilih 100 persen, maka pihaknya akan menghadiahkan umroh gratis. Sedang partisipasi di atas 90 persen diberikan hadiah handphone (HP).

”Untuk partisipasi di bawah 90 persen dengan angka tertinggi, tetap akan diapresiasi dengan pemberian hadiah,” terangnya. Sementara Bupati Kudus Muhammad Tamzil menyatakan, paska pencoblosan, diharapkan Kudus tetap kondusif.

Untuk angka partisipasi pilpres dan pileg ini diharapkan dapat mencapai 90 persen. ”Pemilu kali ini harus lebih baik dibanding angka partisipasi pada pemilihan bupati tahun lalu yang mencapai sekitar 86 persen,” jelasnya. (H8-63)


Berita Terkait
Baca Juga
Tirto.ID
Loading...
Komentar