Beramal melalui Fesyen Limbah

Sekolah mode Lembaga Pengajaran Tata Busana (LPTB) Susan Budihardjo baru saja menggelar fesyen show untuk amal, yang bekerjasama dengan AccorHotels grup. Acara yang diselenggarakan di Sofitel Nusa Dua Bali pada (23/3) lalu, terbilang unik karena semua busana hasil karya murid-murid LPTB Susan Budihardjo dari seluruh Indonesia tersebut, merupakan hasil dari limbah.

Acara yang bertajuk ”Linens for Life” tersebut mendaur ulang kain limbah dari hotel. Mulai dari seprai, handuk, seragam, tirai, dan beragam limbah kain lainnya.

Yang tentunya, unsur higienis sangat diperhitungkan, dengan menggodok ulang dan menggunakan teknik pencelupan warna, untuk membuang rasa tidak nyaman saat mengenakan barang bekas. Adapun dari Semarang, beberapa murid berkolaborasi menghasilkan lima outfit bernuansa yang bertajuk ”Inspiring Sunset”.

Kolaborasi yang diwakilkan oleh Vidya, salah satu murid tersebut, terinspirasi dari debur ombak dan hangatnya matahari sore di Bali. Masing-masing outfit terdiri dari dua hingga tiga baju. Celana 7/8, blus, rok asimetris, jaket bomber, dan beberapa busana dengan teknik draping.

Semuanya menggunakan teknik pewarnaan shibori (ikat celup), suminagashi (lukis celup) dan ombre (celup bergradasi). Menghasilkan warna-warna terang seperti oranye, biru, dan ocean blue.

Total keseluruhan busana yang dipamerkan pada malam itu berjumlah 70, dan langsung dilelang secara tertutup. Dan hasil penjualannya didonasikan untuk membantu pembiayaan program Linen for Life.

Ke depanya, sekolah mode yang sudah hampir 40 tahun berdiri tersebut akan menurunkan tenaga pengajarnya untuk berbagi ilmu terapan praktis kepada kelompok ibu-ibu berpendapatan rendah yang sudah ada dalam binaan hotel tersebut. Supaya mereka bisa menciptakan benda bermanfaat dan berdaya jual, untuk menambah penghasilannya. (53)

Teks: Manggia
Foto: Dok


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar