Pembangunan Pasar Mebel Kembali Diwacanakan

SM/Yoma Times Suryadi - HALUSKAN BUFET : Pekerja menghaluskan bufet di salah satu kios Pasar Mebel, kemarin.(21)
SM/Yoma Times Suryadi - HALUSKAN BUFET : Pekerja menghaluskan bufet di salah satu kios Pasar Mebel, kemarin.(21)

SOLO - Setelah hampir dua tahun tak ada kejelasan, Pemkot Surakarta kembali mewacanakan pembangunan ulang Pasar Mebel. Pemkot kembali mengandalkan dana Pemprov Jateng, untuk merealisasikan rencana tersebut.

”Kami sudah mengusulkan kepada Pemprov, agar Pasar Mebel bisa dibangun pada 2020. Ditunggu saja apakah nanti disetujui atau tidak,” ungkap Wali Kota FX Hadi Rudyatmo, Senin (25/3).

Wali Kota menambahkan, Pemkot berencana membangun ulang pasar tersebut untuk mengakomodasi aktivitas produksi dan ruang pamer pedagang. ”Jadi bukan lagi direvitalisasi, tetapi dibangun ulang. Kami ingin agar nantinya Pasar Mebel dibangun bertingkat. Bagian atas untuk showroom, bagian bawah untuk produksi.”

Rencana pembangunan Pasar Mebel yang beberapa kali terbakar ini terakhir mencuat pada 2017. Kala itu, Pemkot juga mengusulkan program pendirian kembali pasar tersebut dalam musyawarah rencana pembangunan provinsi (Musrenbangprov). Namun usulan itu kandas dan hingga akhir 2018 Pasar Mebel tak kunjung dibangun ulang.

”Sampai sekarang kami baru sebatas melakukan perbaikan yang sifatnya tambal sulam. Kalau nantinya jadi dibangun ulang, ya harus dirobohkan dulu,” kata Rudy, demikian Wali Kota biasa disapa.

Merujuk prediksi awal kebutuhan anggaran yang disusun Pemkot dalam usulan terakhir, dibutuhkan dana tak kurang Rp 18 miliar guna membangun Pasar Mebel sesuai desain yang tepat. Kepala Dinas Perdagangan Subagiyo menjelaskan, kebakaran terakhir yang melalap kios-kios Pasar Mebel pada Mei 2016 telah memberikan pelajaran berharga.

Yakni memisahkan lokasi produksi dan ruang pamer bagi komoditas milik pedagang. ”Kami juga ingin membangun pasar dengan muka kios menghadap ke bagian dalam. Tidak menghadap ke jalan seperti sekarang. Perlu juga disediakan lokasi bongkar muat serta jalur evakuasi,” kata dia. (H73-31)


Berita Terkait
Loading...
Komentar