Siklon Tropis Veronica Siap Dihadapi

YOGYAKARTA - Siklon tropis Veronica akan melintasi perairan selatan Indonesia, termasuk perairan selatan Jawa. Hal itu akan mengakibatkan cuaca ekstrem dan peningkatan tinggi gelombang laut. Meski demikian, masyarakat dinilai sudah siap menghadapi ancaman badai tersebut.

Terkait ancaman Veronica, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini. Karena itu, BPBD DIY mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaannya. ‘’Saya kira berulang ya kalau musim hujan seperti ini, dulu (siklon) Savannah dan sekarang Veronica. Artinya, masyarakat yang tinggal di kawasan rawan kalau lihat tanda-tanda membahayakan diharapkan mengamankan diri dulu,’’ ujar Kepala Pelaksana BPBD DIYdi Desa Girirejo, Kecamatan Imogiri, Bantul, Jumat (22/3).

‘’Cuaca ekstrem tidak bisa diprediksi, bisa dimana-mana, random,’’imbuhnya.

Selain mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan, Biwara juga menyatakan pihaknya telah menyiapkan mitigasi bencana. ‘’Yang penting mitigasi kapasitas masyarakat, kemarin saat hujan deras (Minggu 17/3) masyarakat di Gunungkidul dan Kulonprogo sudah melihat tandatanda bencana dan mengungsi sehingga tidak ada korban. Seperti itu yang perlu kita kondisikan. Kita sudah petakan kawasan rawan, berarti kita perlu ada kebijakan khusus, perakuan khusus atau semacam program khusus terhadap kawasan rawan itu,’’ujarnya. Dengan demikian, kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana meningkat dan kerentanan terhadap bencana bisa dikurangi.

Gelombang Tinggi

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gunungkidul Edy Basuki menyatkan pihaknya telah menggelar sosialisasi penanggulangan bencana terhadap masyarakat Gunungkidul. ‘’Untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi seperti hujan, petir hingga longsor ya meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Namun saya rasa masyarakat sudah berpengalaman terkait itu (berada dalam kondisi bencana). Sosialisasi juga tidak kurangkurang kami berikan, baik secara langsung maupun tidak langsung,’’ujarnya.

Siklon tropis Veronica dan Trevor menyebabkan gelombang tinggi di perairan pesisir selatan Jawa. BMKG Cilacap pun mengwluarkan edaran peringatan. Nelayan diimbau untuk berhati-hati dan waspada. Siklon tropis Veronica (938 hpa) di Samudra Hindia barat laut Australia dan Siklon Tropis Trevor (982 hpa) di Teluk Carpentaria, Australia muncul dengan kecepatan tinggi. Akibatnya, gelombang dengan tinggi 2,5 m-4 meter berpeluang terjadi di perairan selatan Cilacap, Kebumen, Purworejo, dan Yogyakarta. Kondisi ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan mulai hari ini hingga Senin (25/3) mendatang. (dtc-41)


Berita Terkait
Loading...
Komentar