Raksasa Dunia dari Papua

Kupu-Kupu Sayap Burung

DEWASA ini kelangsungan hidup kupu-kupu terancam akibat kerusakan lingkungan hingga jual beli secara masif. Kondisi tersebut telah mengusik sejumlah mahasiswa Unnes yang tergabung dalam Komunitas Green Community.

Komunitas tersebut kemudian membuat penangkaran untuk mengedukasi masyarakat dalam menjaga ekosistem dan habitat kupukupu, terutama kupu-kupu yang sudah langka dan terancam punah.

Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman kupu-kupu tertinggi kedua di dunia. Dari sekitar 20.000 jenis kupu-kupu di dunia, Indonesia memiliki sekitar 2.500 jenis, terpaut sedikit dengan Brasil yang memiliki 3.000 jenis.

Aneka jenis kupu-kupu tersebut tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Meskipun beberapa di antaranya merupakan jenis endemik yang hanya bisa ditemukan di daerah tertentu saja.

Sulawesi menjadi salah satu daerah dengan keanekaragaman jenis kupu-kupu terkaya di Indonesia sehingga dikenal sebagai ''The Kingdom of Butterfly (Kerajaan Kupu-kupu)''.

Khususnya di Kabupaten Maros dengan empat lokasi kawasan konservasi yang mempunyai ratusan jenis kupu-kupu, yaitu Taman Wisata Alam Gua Pattunuang, Taman Wisata Alam Bantimurung, Cagar Alam Bantimurung, dan Cagar Alam Karaenta. Dan dari sekitar 2.500 jenis kupu-kupu yang ada di Indonesia, hanya sekitar 20 spesies yang dilindungi.

Cethosia myrina (Kupu-kupu Bidadari atau Kupukupu Sayap Renda), termasuk di antaranya. Kupu-kupu ini merupakan satwa endemik di daerah Sulawesi khususnya di bagian utara dan Selatan. Mereka memiliki lebar sayap mencapai 7,5 cm.

Namun, sayang kecantikan kupu-kupu ini tak luput dari perdagangan ilegal. Satu ekor Kupu-Kupu Bidadari ini dijual seharga sekitar Rp 70.000. Adapun kupu-kupu terbesar di dunia, yang juga dikenal sebagai Birdwings ( kupu-kupu sayap burung) ada di Papua dan Maluku.

Birdwings adalah sebutan dari berbagai jenis spesies kupu-kupu endemik yang berada di Asia Tenggara, Australia, dan India. Ada sekitar 36 spesies kupu-kupu birdwings yang terbagi ke dalam tiga kelompok genus, yaitu : Ornithoptera, Trogonoptera, dan Troides.

Kupu-kupu terbesar di dunia itu adalah Queen's Alexandra Birdwing dan Goliath Birdwing. Keduanya adalah spesies kupu-kupu dari genus Ornithoptera. Goliath Birdwing memiliki tubuh dengan diameter sekitar 28 cm.

Kupu-kupu ini merupakan jenis terbesar kedua di dunia setelah kupu-kupu sayap burung Ratu Aleksandra (Ornithoptera alexandrae) yang diameter tubuhnya sekitar 33 cm.

Habitat kupukupu goliath ada di berbagai hutan hujan Papua. Kupu-kupu Ratu Aleksandra ditemukan di hutan Provinsi Oro, Papua. Kupu-kupu jenis ini adalah kupu-kupu terbesar di dunia dan paling langka dari semua kupu-kupu bersayap burung di dunia.

Incaran Kolektor

Kupu-kupu ini menjadi incaran para kolektor kupukupu atau serangga di dunia untuk dijadikan koleksi pribadiAlexandrae akhirnya menjadi salah satu dari beberapa spesies kupu-kupu di seluruh dunia yang dilindungi hukum.

Bagi pelanggar yang menangkap dan menjual secara ilegal mendapat hukuman besar termasuk hukuman penjara. Harga Alexandrae mencapai 15.000 dolar (sekitar Rp 210 juta) per pasang.

Spesies kupu-kupu sayap burung dari Papua dan Maluku umumnya banyak dari genus Ornithoptera. Kupu-kupu jenis ini diketahui dunia kali pertama pada awal abad ke-18. Kala itu, para pelancong berkebangsaan Eropa berkunjung ke Papua.

Saat masuk ke dalam hutan lebat di wilayah itu, mereka melihat kupu-kupu ini dan awalnya mereka mengira kupukupu itu adalah burung yang tengah terbang melintasi hutan lantaran ukurannya yang besar, bentuk sudut sayap, dan cara terbangnya. Kawasan Pegunungan Arfak di kawasan utara Papua merupakan pusat terbesar penyebaran kupu-kupu jenis ini.

Adapun di Papua Nugini, pusat sebaran adalah hutan di Provinsi Oro, Papua Nugini Timur. Karena keindahan dan keunikannya, kupu-kupu sayap burung terancam punah akibat perburuan.

Kupu-kupu besar dan indah ini diburu untuk dijual sebagai koleksi para kolektor. Kupu-kupu langka lain yang ada di Indonesia adalah kupu-kupu burung hantu atau owl butterfly memiliki nama ilmiah Caligo memnon.

Kupu-kupu ini termasuk binatang yang aktif ketika hari mulai senja atau pada saat hari masih pagi. Saat siang hari, kupu-kupu ini lebih banyak beristirahat. Selain itu, ada kupu-kupu daun mati. Bentuk dari kupu-kupu ini terlihat seperti dedaunan yang sudah mengering.

Kupu-kupu ini dapat berkamuflase meniru daun yang mati untuk menghindar dari pemangsa. Uniknya, sayap kupu-kupu ini akan memiliki beragam warna ketika terbang. (23)


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar