Ratusan Baliho Dirusak Orang

SM/ M Abdul Rohman : APK DIRUSAK : Sejumlah pengendara melintas di antara APK milik caleg DPR RI dari PKB, Luqman Hakim yang dirusak orang tidak dikenal di wilayah Kecamatan Kedu, Kamis (14/3) siang.(26)
SM/ M Abdul Rohman : APK DIRUSAK : Sejumlah pengendara melintas di antara APK milik caleg DPR RI dari PKB, Luqman Hakim yang dirusak orang tidak dikenal di wilayah Kecamatan Kedu, Kamis (14/3) siang.(26)

TEMANGGUNG - Suhu politik jelang coblosan Pemilu Legislatif 2019 mulai menghangat. Sejumlah alat peraga kampanye (APK) jadi sasaran perusakan. Di Temanggung, ditemukan banyak baliho dirusak, seperti disayat, dicorat-coret, bahkan diambrukkan.

Ratusan APK yang rusak itu milik caleg DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Luqman Hakim dirusak orang tidak dikenal. Kerusakan terjadi secara masif dan terkoordinir. Hal itu diungkapkan oleh Tim Kampanye Luqman Hakim, Zaenal Mahfud, kemarin.

Menurutnya, kerusakan terjadi merata hampir di seluruh kecamatan. Pihaknya menduga kerusakan dilakukan secara terorganisir. Karena yang disasar hanya baliho caleg nomer 2 DPR RI tersebut. Sementara itu baliho maupun APK caleg lain hingga saat ini masih tampak tak ada yang rusak. “Anehnya baliho caleg-caleg lain relatif aman,” tuturnya sembari memperinci kerusakan terjadi di wilayah Kecamatan Jumo, Ngadirejo, Kandangan, Kaloran, Tembaran dan Selopampang.

Ada Saksi

Seperti temuan baliho rusak di Selopampang , terbilang paling parah. Karena beberapa APK yang pasang, lagi-lagi dirusak orang yang tak bertanggung jawab. Zaenal menambahkan, perusakan atribut untuk menyosialisasikan caleg tersebut sekaligus menunjukkan memang pendukung caleg no 2 dari PKB ini sangat besar di Temanggung, sehingga mungkin jadi ancaman bagi mereka.

Dijelaskan untuk cara-cara yang dilakukan dalam hal perusakan APK tersebut, yakni dilakukan dengan cara merobek APK. Kemudian, ada juga yang mencabut dan bahkan membuangnya. “Kami sudah melaporkan ke Bawaslu Temanggung supaya ditindak lanjuti,” papar Zaenal.

Sementara itu Ketua Bawaslu Temanggung, Erwin Nurcahmani menuturkan, pihaknya belum menerima laporan secara resmi terkait perusakan APK tersebut. Namun, pihaknya mempersilakan jika memang tim pihak yang bersangkutan akan melaporkan kejadian tersebut kepada Bawaslu Temanggung. “Laporan harus disertakan bukti, dan juga ada keterangan saksi,” tutur dia.(mar-26)


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar