CEN KONDHANG

Sederhana dan Bahagia

MOTTO hidup Edy Susanto begitu sederhana, namun mengandung nilai filosofi tinggi. Sederhana dan bahagia. Dua kata "sakti" itu lah yang selalu mengiringi langkahnya dalam menjalankan amanah sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang.

Lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Diponegoro angkatan 1981 itu dalam menjalani hidup pun tak ngaya. Kedati begitu, dari kesederhanaannya itulah tertoreh kinerja yang nyata. Terbukti dengan penghargaan yang diraih. Pada 2018 tepatnya Februari, BPBD Kabupaten Magelang raih penghargaan terbaik dalam bidang manajemen penanganan bencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Terbaik untuk wilayah 2 meliputi mulai dari Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Penghargaan tersebut diterima dalam rangkaian Rakernas Penanggulangan Bencana 2018 BNPB di Nusa Dua, Badung, Bali. Tak hanya itu, di balik keuletan mengomandoi para personel BPBD untuk mengatasi bencana yang terjadi di Kabupaten Magelang, Edy Susanto ternyata suka mendengar musik sejak kecil. Bahkan barubaru ini Edy juga memainkan beberapa alat musik. “Ya baru pemula. Sekadar bersantai terus tiup-tiup saxophone. Hanya suka saja tapi tidak terampil,” ujarnya.

Di rumahnya, dia juga memiliki beberapa alat musik lainnya. Sebelum menjadi Kepala BPBD dia pernah menjadi Camat Srumbung dan juga Camat Kaliangkrik masing-masing selama satu tahun. Dari Camat tersebut kemudian Edy beranjak ke Kesejateraan Pembangunan dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) dan Kesatuan Bangsa Politik dan Penanggulangan Bencana (Kesbangpol PB) Magelang selam tujuh tahun. Kemudian bergeser menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Koperasi selama kurang lebih 4 tahun lalu menjadi Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang selama dua tahun. Dan akhirnya menjadi kepala BPBD sejak Januari 2017 hingga sekarang. (Akhmad Baihaqi Arsyad-26)

 


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar